Senin, 13 April 2020 - 05:52 WIB

Pengawas K3 Proyek Angkasa Pura 1 Diduga Abai, Kadisnaker Bali Tegaskan Layangkan Teguran

Denpasar – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Energi Sumber Daya Mineral (Disnaker dan ESDM) Provinsi Bali, Drs. Ida Bagus Ngurah Arda, M.Si, menegaskan akan menindaklanjuti terkait dugaan diabaikannya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek pembangunan Gedung Angkasa Pura I (AP 1).

Sempat menjadi pemberitaan sebelumnya, pekerja pada proyek milik salah satu perusahaan plat merah itu dibiakan bekerja pada ketinggian, yakni pekerjaan di atap bangunan gedung, tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD) dari resiko bahaya terjatuh.

Dikatakan ini terjadi disinyalir lantaran keteledoran dari pengawas K3 di lapangan. Dan harusnya menjadi tanggungjawab dari Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3).

“Tentu akan kita tegur. Jika benar, Ini merupakan keteledoran dari P2K3 disana, yang harusnya bertugas mengawasi K3. Apalagi pekerjaan ketinggian seperti itu. Tinggi resiko kecelakaan fatal yang menyebabkan kematian,” terangnya.

Selain itu, Sistem Manajemen K3 (SMK3), sebenarnya sudah menjadi syarat dalam tender pekerjaan, setiap perusahaan wajib memiliki dan menerapkan SMK3, termasuk di dalamnya ada P2K3 yang memastikan SMK3 itu dijalankan.

“P2K3 inilah berkewajiban memastikan standar K3-nya benar-benar dijalankan di lapangan,” ujarnya.

Mengabaikan K3, tegas Bagus Arda, adalah melanggar undang-undang (UU), khususnya UU No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. “Dalam undang-undang tersebut ada ancaman pidananya bagi yang melanggar ketentuan,” tegasnya.

Di sisi lain terkait dugaan pelanggaran K3 yang terjadi, pihak Humas AP 1, Andanina Megasari menerangkan bahwa pihaknya (AP 1) telah beberapa kali menegur pihak kontraktor, baik lisan maupun tertulis.

“Kalau teguran udah selalu jalan mas, lisan pun diberikan langsung. Saya gak hafal pasti kalo jumlahnya ya mas, untuk foto surat (teguran, red) tidak termasuk data yang bisa kami publikasikan ya mas,” ujarnya.

“Pada pokoknya, kami sudah lakukan safety precautions (pencegahan, red), baik dengan vendor konstruksi maupun konsultan pengawas,” imbuhnya.

Andanina menerangkan bahwa proyek tersebut merupakan pembangunan gedung kantor admin dan operasional AP 1, yang pengerjaannya konstruksinya dikerjakan oleh Angkasa Pura Property.

Kantor admin dan operasional AP 1 yang saat ini lokasinya masih menyebar, rencana akan dijadikan satu di gedung tersebut nantinya. “Kontraktornya Angkasa Pura Property, itu untuk gedung kantor, baik admin maupun operasional, karena posisi sekarang kantornya nyebar, rencana dijadikan satu disitu,” tandasnya. (Tim)

Artikel ini telah dibaca 6584 kali

loading...
Baca Lainnya

Sertifikat Ganda ! BPD Bali Bantah Serobot Tanah Tapi Tidak Tahu Muasal

Denpasar – Sebidang tanah luas 3,85 are di Jalan Gadung, Desa Dangin Puri Kangin, Kec....

Kepala Divisi Umum dan Kesekretariatan BPD Bali, IB Gede Ary Wijaya Guntur.

21 September 2020, 21:05 WIB

114 Tahun Pekik Semangat Perang Puputan Badung

Denpasar – ┬áKidung atau ‘kakawin babad’ cikal bakal pekik semangat perang ‘puputan’ diperdengarkan, bersaut dalam...

Ilustrasi

21 September 2020, 13:16 WIB

Terima Mandat Ketua Umum, Pengacara Wayan “Tang” Adimawan Nahkodai HAPI Bali

Denpasar – Pengacara millennial Bali, I Wayan Adimawan, SH., MH., mendapat mandat dari Ketua Umum...

I Wayan Adimawan, SH., MH.

15 September 2020, 17:41 WIB

Tolak Bali Jadi Surga yang Hilang, BIN Kawal Wujudkan Wisata Aman Berdasarkan Protokol Kesehatan

Bali merupakan salah satu daerah yang mengalami dampak ekonomi paling parah di Indonesia akibat Pandemi...

10 September 2020, 13:16 WIB

Wujud Edukasi Prokes, Forkom Antar Media Bali Bangkit Bagikan 5000 Masker

Forum Komunikasi (Forkom) Antar Media Bali Bangkit bagikan 5000 masker di Bali secara gratis. Pembagian...

9 September 2020, 13:39 WIB

Babak Baru, Sidang Lanjutan Almarhum Frans BS dengan I Made Sumantra

Denpasar – Babak baru sidang lanjutan sengketa lahan antara almarhum Frans Bambang Siswanto (Frans BS)...

I Made Sumantra (kanan) didampingi kuasa hukumnya, I Wayan

8 September 2020, 18:32 WIB

loading...