Senin, 11 Mei 2020 - 14:15 WIB

Jelang PKM, Kelian Sakah Cari Donasi Mandiri Untuk Kebutuhan Pecalang

Denpasar – Menyikapi kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, dimulai penerapannya tanggal 15 Mei 2020, Kelian Adat Banjar Sakah AA. Gede Agung Aryawan, ST berupaya mengetuk hati para darmawan agar mau mengulurkan tangan memberi bantuan akan kebutuhan Pecalang tidak mampu dan yang di PHK sebagai salah satu bagian dari garda terdepan penanggulangan pandemi COVID-19.

Setelah sebelumnya sekitar 200 kepala keluarga (KK) Non-Adat ber KTP Denpasar di lingkungannya dicarikan sumbangan, kembali tokoh akrab disapa Gung De ini mengaku merasa perlu mencarikan sumbangan untuk persiapan kebutuhan hidup dari Pecalang hingga Pemangku yang bertugas ‘nyejer banten’ menjelang PKM di Denpasar, Minggu (10/5)

Alasannya, dana kas banjar adat digunakan secara maraton selama dua bulan lebih dalam penanganan pandemi COVID 19 sudah mulai menipis. Baik digunakan dalam kegiatan penyemprotan disinfektan seluruh lingkungan banjar, upakara di pura, pecaruan dan oprasional konsumsi Pecalang berjaga selama pandemi. Sementara diungkap Gung De, pemasukan banjar adat minim lantaran masa pandemi tidak ada kegiatan pemungutan restribusi.

“Beruntung, ketika kami sambangi tokoh desa, pemilik usaha dan warga ekonominya mampu di lingkungan kami tergerak mengulurkan tangan. Mereka sadar untuk lakukan empati di tengah pandemi ketika kami ajak diskusi. Saling berbagi, gotong royong namun dalam bentuk barang. Kita jelaskan semua merasakan efek corona, tanpa melihat suku, agama, ras dan warna politik”

“Seperti sekarang, Pecalang, Pemangku sampai Seruti (pembuat banten) kita koordinir carikan bantuan kebutuhannya dan disumbang Cabang Bank Mandiri Pemogan dalam persiapan akan dilakukan PKM oleh Pemkot” terangnya.

“Pecalang ini kan perannya sangat besar dalam penanggulangan dan upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Tapi mereka ini tidak digaji. Sementara sebagian besar dari mereka kehilangan pekerjaan. Misalnya yang jadi Satpam di Hotel, sekarang nganggur karena hotelnya tutup,” tambah Gung De.

Sementara itu, terkait kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat oleh Pemerintah (Pemkot) Kota Denpasar, yang rencana akan dimulai penerapannya pada tanggal 15 Mei 2020 ini, Gung De berharap dan mengingatkan Pemkot Denpasar benar-benar telah mempersiapkan dengan baik, komunikasi dan koordinasi yang baik.

Dan, Ia juga berharap agar realisasi bantuan pemerintah untuk masyarakat dapat segera direalisasikan. Mengingat menurut Gung De kondisi ekonomi masyarakat yang sudah semakin sulit. “Pemerintah harus bergerak cepat, tepat dan tegas. Masyarakat kondisi ekonominya sudah semakin sulit, banyak yang sudah menjerit, jangan lagi lambat dan bertele-tele,” pinta Gung De.

Artikel ini telah dibaca 8030 kali

loading...
Baca Lainnya

PORANG ! Tak Punya Dana, Dinas Pertanian Bali Siap Fasilitasi

Denpasar – Dinas Pertanian Provinsi Bali mengaku siap memfasilitasi warga memiliki lahan namun tidak ada...

Ir. Wayan Sunarta selaku Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Provinsi Bali.

22 Oktober 2020, 11:24 WIB

Gamang! Tahapan Mediasi GOR Bodong di Kelurahan Panjer

Denpasar – Terungkap dalam sebuah mediasi tahap dua di Kantor Kelurahan Panjer, ternyata bangunan Gelanggang...

Proses mediasi masalah GOR Pranitha Citarum Denpasar yang dikeluhkan warga.

15 Oktober 2020, 23:44 WIB

Antisipasi Ancaman Kamtibmas, Kompol Endang Tri Purwanto Datangi Puri Gerenceng Denpasar

Denpasar – Potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2020 dan...

Foto: Kompol Endang Tri Purwanto (tengah) bersama Tokoh Puri Gerenceng AA. Ngurah Agung (kanan).

15 Oktober 2020, 20:52 WIB

Buat Tak Nyaman dan Tak Berizin ! Warga Kecam Pemilik GOR Citarum

Denpasar – Merasa tidak nyaman keberadaan bangunan Gelanggang Olahraga (GOR), sejumlah warga di bilangan perumahan...

Satpol PP Denpasar turun memeriksa GOR.

6 Oktober 2020, 21:21 WIB

BPN Denpasar Tak Dapat Diklarifikasi ! Bau Tak Sedap Semakin Kuat

Denpasar – Kejelasan siapa sebenarnya Nyoman Gede Alit, nama yang muncul disebut-sebut Badan Pertanahan Nasional...

BPN Denpasar.

6 Oktober 2020, 07:41 WIB

Menarik ! Keterangan BPN Denpasar Atas Sertifikat Ganda Kasus Bank BPD Bali

Denpasar – Ada menarik dalam keterangan disampaikan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Denpasar terkait sertifikat...

I Ketut Semara Putra (kanan) selaku Plt Kasubag Tata Usaha BPN Denpasar.

1 Oktober 2020, 10:07 WIB

loading...