Kamis, 22 Oktober 2020 - 11:24 WIB

Ir. Wayan Sunarta selaku Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Provinsi Bali.

Ir. Wayan Sunarta selaku Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Provinsi Bali.

PORANG ! Tak Punya Dana, Dinas Pertanian Bali Siap Fasilitasi

Denpasar – Dinas Pertanian Provinsi Bali mengaku siap memfasilitasi warga memiliki lahan namun tidak ada dana dalam pembelian bibit jika ingin menanam Porang. Program ini dikatakan sudah berjalan, bekerjasama dengan berapa bank dan tanpa anggunan.

“Kemarin tahap awal di Group Petani Porang sudah cair Rp 752 juta. Terdiri dari 13 orang tapi transaksinya perorangan. Sekarang tahap dua sedang dilakukan cek. Kan ada BI ceking juga,” ungkap Ir. Wayan Sunarta selaku Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Provinsi Bali, Rabu (21/10)

Sunarta menjelaskan Porang kini tengah menjadi primadona dalam pertanian lantaran besarnya potensi keuntungan namun perawatannya yang relatif mudah. Terlebih dikatakan di tengah kondisi terpuruknya pariwisata akibat pandemi Covid-19.

“Di tahun 2020 Porang ini kita fasilitasi channeling (salurkan, red) dengan pihak bank dan pihak yang akan membeli atau bayer. Kendala di Porang ini kan biaya bibit yang mahal. Untuk lahan satu hektar saja biaya bibitnya bisa mencapai Rp 70 juta,” terangnya.

Lebih lanjut diterangkan, jumlah pinjaman yang dapat diperoleh tanpa agunan mencapai Rp 50 juta. Dengan bunga 0.6 persen per bulan dan itu dibayarkan setelah panen. Bank-Bank penyalur KUR ini disebutkan dantaranya BPD, BRI, Mandiri dan BNI.

Meski prospek keuntungan dari bisnis Porang sangat menjanjikan, diingatkan agar petani jangan terlalu memaksakan diri di luar batas kemampuan. Jika hanya Rp 50 juta cukup untuk lahan setengah hektar jangan memaksakan satu hektar.

“Jangan karena dalam waktu satu-dua tahun ingin cepat menjadi miliarder semua digadaikan. Harus juga berhati-hati mempertimbangkan risiko dikemudian hari. “Jadi harus lebih prudent (bijaksana, red),” ingatnya

Selain itu, ia juga mengimbau agar masyarakat yang tadinya dari sektor pariwisata terjun ke bisnis ini agar tidak membeli ataupun mengontrak lahan petani, melainkan dengan menjalin kerja sama. Ini agar potensi manfaat ekonominya lebih maksimal.

“Pariwisata kan lagi gini kondisinya (terpuruk, red). Saya harap si teman-teman pariwisata yang punya uang mohon jangan membeli lahannya petani, mengontrak pun jangan, lebih bagus kerja sama. Dengan demikian dampak ekonominya akan lebih luas,” ujarnya.

Sisi lain juga diungkap produk pertanian paling terdampak saat pandemi ini adalah produk jenis sayuran yang cepat busuk yang selama ini menyuplai kebutuhan hotel-hotel dan restoran. Seperti Paprika, Baby Romaine (Selada), Baby Lettuce (Selada Cos), dan Bit.

“Jadi ini sayur-sayur khusus yang dijual ke restoran dan hotel-hotel. Sayuran yang tidak umum dikonsumsi masyarakat kita. Kita ingatkan saat ini jangan dulu tanam sayuran itu. Jangan mengingat untung masa lalu. Kalau dulu bisa dapat Rp 20 sampai Rp 35 juta sebulan. Kita sekarang harus realistis melihat kondisi saat ini,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 167 kali

loading...
Baca Lainnya

Cek Kesiapan Haul Virtual, Wakapolda Banten Bagikan Masker ke Jemaah

TANGERANG – Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatary mengecek persiapan pelaksanaan Haul Syeh Abdul Qadir...

29 November 2020, 14:59 WIB

Abuya Uci: Haul Tuan Syekh Digelar Secara Virtual, Masyarakat Saksikan dari Rumah

TANGERANG – Pimpinan Pondok Pesanten Al- Istiqlaiyyah KH Uci Turtusi membatalkan mengundang jamaah dengan memutuskan...

29 November 2020, 14:45 WIB

Kapolresta Tangerang Pimpin apel Kesiapan Pam Haul Syekh Abdul Qadir Jailani

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi melakukan Apel Pengamanan dan Kesiapan...

29 November 2020, 13:45 WIB

Saat Sosialisasi 3M, Polsek Jatitujuh Salurkan Bansos Ke Anak Yatim Piatu

MAJALENGKA – Jajaran Polsek Polres Majalengka bergerak menyalurkan bantuan sembako berupa beras kepada warga yang...

29 November 2020, 13:01 WIB

Polisi Diminta Tindak Bank Mandiri Pembuat Kerumunan

Sumbar, – Masyarakat Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, meminta agar pihak kepolisian menindak tegas dan proses...

29 November 2020, 09:15 WIB

Polres Pasaman Tak Beri Izin Keramaian Bank Mandiri

Sumbar, – Polres Pasaman menegaskan bahwa tidak ada memberikan izin keramaian atas kegiatan pembagian Kartu...

Kapolres Pasaman AKBP Dedi Andriansyah (Sumber: langgam.id)

29 November 2020, 08:50 WIB

loading...