Kupang, NTT, deliknews – Yayasan Citra Bina Insan Mandiri, yang populer dikenal sebagai Yayasan Citra Bangsa menerima kunjungan persahabatan dari Wakil Duta Besar Australia di Indonesia, Mr. Stephen Scott, didampingi Sekertaris Politik Kedubes Australia Mr. Thomas Carr, Kamis 2/12/2021
Kedatangan kedua Diplomat Australia disambut dengan tarian Rabeka dari Amarasi oleh siswi-siswi SD Kristen Citra Bangsa (Sheena Reniro, Kaira Natun, Arlin Nunuhitu, Elisa Tafoki) dibawah asuhan ibu guru Eva dan ibu Jilly. Juga dlakukan pengalungan selimut tenun Amarasi oleh ibu Yessy Liyanto, MBI, MDI (atas nama Yayasan), dan Rektor Universitas Citra Bangsa Prof. DR. Frans Salesman, M.Kes., M.M. (atas nama unit-unit pendidikan Citra Bangsa). Turut menyambut Bendahara Yayasan (ibu Lizeth Tiwu, A.Md.), Direktur Eksekutif Yayasan (DR. Ir. Semuel Littik, M.Sc., MM), para Direktur Yayasan, para Wakil Rektor UCB, para Kepala Sekolah Kristen Citra Bangsa (Playgroup/TK, SD, SMP dan SMA) serta perwakilan guru-guru sekolah-sekolah Citra Bangsa.
Dalam pertemuan selama satu jam, dilakukan dialog seputar kerjasama pendidikan yang antara sekolah dan kampus Citra Bangsa dengan sekolah dan kampus di Australia. Mr. Scott menjelaskan bahwa selama dua tahun terakhir, Australia menutup perbatasannya akibat pandemik Covid. Bahkan para diplomat Australia dilarang bepergian. Hal ini menyebabkan pelajar Indonesia tidak dapat masuk ke Australia. Kunjungan Mr. Scott dimaksudkan untuk menilai situasi di Indonesia timur guna membangun kembali kerjasama-kerjasama yang pernah terjadi. Diharapkan pada tahun 2022 mendatang, situasi sudah lebih baik sebab lebih dari 80% penduduk Australia dan Indonesia sudah divaksin Covid.
Guru Bahasa Inggris SMP Citra Bangsa ibu Surya Mone Kadja, S.Pd. menyampaikan harapan agar Program BRIDGE dilanjutkan. Melalui program ini, telah dilaksanakan kunjungan 18 pelajar, Kepala Sekolah dan 2 guru SMPK Citra Bangsa ke Bendella College Melbourne pada tahun 2016. Namun kunjungan balasan dari Bendella College ke Kupang terhalang akibat Covid.
Kepala SMPK Citra Bangsa ibu Ina Ga,S.Th.,M.Pd.K, menyampaikan harapan yang sama sebab hasil kunjungan tahun 2016 ke Bendella College telah diadopsi dalam manajemen SMPK Citra Bangsa, antara lain belajar secara online sejak 2016, tata kelola kegiatan dan penataan fasilitas pembelajaran.
Rektor UCB Prof. Frans Salesman menyampaikan harapan agar Kedubes Australia membantu proses penguatan kerjasama antara UCB dengan Federal University di Australia dalam pelatihan bidan dan perawat professional, pertukaran mahasiswa dan dosen. Hal ini didukung oleh dosen Fakultas Kesehatan UCB Arijanti Ulnang, SST., MHlthServMt yang menjadi kontak person dari UCB.
Merespon harapan tersebut, Mr. Scott berjanji akan menindaklanjuti komunikasi ke Konsul Pendidikan Kedubes Australia dan pihak pengelola Program BRIDGE. Selain itu, pihaknya akan menyampaikan ke pemerintah Australia agar memperbanyak sekolah-sekolah yang mengajarkan bahasa Indonesia di Australia. Kerjasama berbasis bahasa tersebut sangat penting untuk membangun saling pengertian dan persahabatan antara bangsa Indonesia dan bangsa Australia. Pihaknya berharap para dosen UCB memperkuat profesiensi bahasa Inggris agar dapat bersaing memperoleh beasiswa ke Australia.
Pertemuan persahabatan ini diakhir dengan saling bertukar kenang-kenangan. Mr. Scott menyerahkan plakat Kedubes Australi, sedangkan Yayasan menyampaikan miniatur sasando Rote, miniatur topi ti’langga dan plakat Yayasan CBIM. (Rilis/jati)
