NTT  

Kunjungan Bupati dan Wakil Bupati Malaka, Sampaikan Program SAKTi Di Translok Kapitan Meo

Malaka, NTT, deliknews – Program SAKTI Bupati Dr. Simon Nahak, SH, MH dan Wakil Bupati Malaka, Loise Lucky Taolin, S. Sos, tidak terlepas dari swasembada pangan dengan pola pembangunan Infrastruktur lahan tidur pertanian menjadi lahan produktif.

Pola pembamgunan Infrastruktur lahan tidur pertanian jadi lahan produktif disampaikan Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH dan Wakil Bupati Malaka, Louise Lucky Taolin bersama rombongan mengunjungngi warga Translok Desa Kapitan Meo, Kecamatan Laen Manen, Kabupaten Malaka.NTT, pada Sabtu(11/12/2021)

Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH, menyampaikan program SAKTI  didalamnya sudah ada  swasembada pangan. Jadi mengoptimalkan program SAKTI dalam swasembada pangan itu, harus lahan tidur perlu diaktifkan kemabali, supaya bisa memberikan nilai poserif dalam kesejateran warga masyarakat Malaka. Disampaikan Bupati Malaka kepada warga Trans Kapitan Meo.

“Kita terus berupaya mendorong petani memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif,” ucap Bupati Simon dalam dialog bersama warga Trans Kapitan Meo.

Banyak lahan tidur selama ini belum dioptimalkan sehingga diharapkan dalam masa kepemimpinan ini, lahan yang ada bisa memberikan nilai positif dalam upaya peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Terkait keluhan masyarakat soal listrik dan toilet, akan segera diurus oleh dinas teknis. Tentunya  akan ada pembangunan lanjutan khususnya untuk fasilitas umum,”kata Bupati Dr. Simon Nahak, SH, MH.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi ( Kadis Nakertrans) Malaka, Vinsen Babu menjelaskan sesuai target, sebanyak 234 unit rumah layak huni dibangun di Desa Kapitan Meo.

Rinciannya, sebanyak 123 unit rumah dibangun pada lokasi permukiman sistem PUGAR dan sebanyak 111 unit rumah dibangun pada lokasi permukiman baru.

“Pada tahun 2019 berhasil membangun 75 unit rumah pemukiman bagi warga. Pada tahun 2021 berhasil membangun 32 unit rumah”

Pembangunan pada lokasi permukiman Pugar sebanyak 50 unit rumah berhasil dibangun, dari tolak 123 unit rumah yang akan dibangun. Sementara rumah yang sudah dibangun pada lokasi permukiman baru, sudah berhasil di bangun sebanyak 57 unit rumah dari total 111 unit rumah.

“Jadi total rumah yang sudah di bangun sebanyak 107 unit rumah  dari total 234 rumah yang akan dibangun” . Tutupnya(tim/Dami Atok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.