NTT  

Mengkuat Program SAKTI Bupati dan Wakil Bupati Malaka dengan Filosofi 3 Batu Tungku

Malaka, NTT, deliknews-Bupati Malaka Dr. Simon Nahak, SH, MH melalui jumpa pers menyampaikan pembanguana dimalaka, menggunakan filosofi 3 batu tungku untuk memperkuat program SAKTI yang telah dicanangkan oleh paket SN-KT yakni Swasembada Pangan, Adat Istiadat, Kualitas, Tata Kelola dan Infrastruktur.

Penguatan filosofi 3 bantu tungku dalam membangun daerah itu terdiri dari Pemerintah, agama dan Adat yang bisa dapat mempersatukan manusia. Dan untuk 3 elemen itu perlu ditarik benangnya dalam 3 batu tungku itu harus ada penopangnya itu logistik.

Dari Hal 3 batu tungku itu perlu diperhatikannya untuk mewujudkan satu keseimbangan pembangunan Infrastruktur daerah. Namun, dari ketiga batungku itu apaka sudah menjadi keseimbangan? Tentu saja belum cukup. Mengapa belum cukup? Karena dari tiga batu tungku harus ditopang dengan logistik. Kata Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH pada saat jumpa Pers diaula Bupati, Rabu(29/12/2021)

Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH mencontokan keseimbangan dari 3 batu tungku pada saat kita meletakan priuk atau wajan untuk melakukan memasak atau menggoreng tampa mengisi isi didalam periuk atau wajan, belum tentu ada hasil memasak atau menggoreng.

Lanjut Bupati Simon, dalam filosofi batu tungku itu kalau hanya 2 batu tungku, belum tentu kita bisa memasak nasih atau menggoreng sayur. Dengan demikian filosofi 3 batu tungku ada pada ke tiga elemen yang ada didalam lingkup daerah yakni pemerintah(birokrasi), Agama, Adat. Namun, dari ke tiga elemen itu harus ditopang dengan logistik.

Masih tetap Bupati Malaka, logistik yang dimaksut dalam program SAKTI itu adalah swasembada pangan, Adat Istiadat sebagai budaya masyrakat malaka itu ditunjang dengan Insentif pada fukun.  Kualitas yang dimana meningkatkan kuantitas kerja untuk kesuksesan daerah, dan tata Kelola Infrastruktur harus ada pengontrolan antara Pemerintah, Agama dan Adat. Dan semuanya itu harus butuh logistik. Ujar Dr. Simon Nahak, SH, MH.

Adanya filosofi 3 batu tungku itu Bupati Malaka Simon Nahak, memaparkan dalam masa jabatan Bupati malaka, Simon Nahak(SN) dan Kim Taolin(KT), terus memperhatikan dalam pembangunan dimalaka yang belum begitu nampak sama sekali. Oleh sebab itu, Infrastruktur pembangunan akan dilakukan dengan peletakan batu pertama kantor bupati malaka pada tahun 2022 mendatang.

“Selain membangun Infrastruktur bangunan kantor bupati malaka, kemudian alun-alun kota, jalan 2 jalur menuju pusat kota(puskot) dan masih banyak lagi yang harus berbuat untuk membangun malaka. Hal membangun malaka, saya bersama p. KimTaolin sudah berkomitmen untuk bangun malaka atau meruba wajah malaka sebagai kota malaka yang sebenarnya.” pungkasnya.(Dami Atok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.