OKU, Sumsel, deliknews.com – Penjagaan di Rumah dinas PJ Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu yang dijaga ketat oleh pihak polisi pamong praja Membuat siapapun ingin Bertemu PJ Bupati UKU H. Teddy Meilwansyah.S.STP.MM.M.Pd tidak gampang alias sulit dan diduga Rumah dinas Tersebut juga dijadikan Kantor.
Belum lama ini di alamai Nazarudin wartawan dan Subhan SE Ketua LSM Mata, Mengatakan bahwa dia pernah dikejar-kejar oleh petugas pol pp saat ingin bertemu dengan pj bupati dan mereka ditanya petugas pol pp dari mana kamu tapi singkat ceritanya antara mereka sempat bertengkar adu mulut dan akhirnya mereka berdua tidak jadi bertemu PJ bupati Sampai saat ini penjagaan pos pol PP rumah dinas kabupaten dijaga super ketat oleh karena itu kami sudah malas dan sungkan untuk datang ke rumdis untuk bertemu atau konfirmasi dengan Teddy meilwansyah lebih baik menghindar dari keributan.
“Belum pernah terjadi kejadian seperti ini kepada pendahulu pemimpin oku sejak PJ bupati Teddy Meilwansyah datang ke rumah dinas kabupaten banyak sekali penghalang dan pertanyaan dan kami juga pernah datang bersilaturahmi dirumah dinas Gubernur SUMSEL baru baru ini langsung diantarkan petugas pol pp bertemu Gubernur H,Herman Deru, artinya menurut kami,terkesan wartawan dan LSM oku memang dibatasi atau dihalangi untuk bertemu dengan PJ BUPATI OKU,” Ujarnya. Selasa (25/10/2022)
Hal senada Disampaikan UDIN ARIANTO WS pimpinan KORAN ONE cetak&online peristiwa serupa pernah dialami nya seperti rekan media lain.
Begini ceritanya pertama kali kami berdua dengan Desri datang ke rumah dinas kabupaten 20/07/22 dan lapor ke pos penjagaan pol pp,dan ditanya oleh seorang pol pp yang menanyakan identitas kami dari mana pak kami menjawab dari Palembang karena Desri memang betul dari palembangdan dipersilahkan masuk.
Tapi, aneh nya Belum lama kemudian datang dua orang pol pp salah satunya bernama edi sujarwo marah marah dan emosi kepada kami berdua seraya dia berkata kamu berdua orang baturaja kenapa mengaku dari palembang pergi saja kamu kalau mau ketemu PJ BUPATI di kantor pemkab oku dikemelak dengan nada emosi,” Kata Edi sujarwo
Selanjutnya kami balik bertanya kepada petugas kok kamu berani sekali mengusir kami jawabnya Edi sujarwo, kami diperintahkan oleh ajudan PJ BUPATI, peristiwa ini terjadi diruang tuggu tamu,saat itu yang ada melihat pertengkaran itu kebetulan ada Idrus mantan kades kemalaraja H.Ali Khan dan Nopri berdua dengan temannya
Setelah beberapa hari kejadian kami di panggil PJ BUPATI melalui Kabag humas ferri Iswan Ketika bertemu dengan teddy langsung saya menceritakan kejadian tersebut kepada PJ Kenapa pol pp berindak se-mena terhadap wartawan seperti rekan rekan pers lainnya sulit sekali untuk bertemu dengan PJ Bupati kalau wartawan tidak boleh datang ke rumah dinas kabupaten dibuat saja merk dipos pol pp,” dilarang wartawan dan LSM untuk bertamu dengn PJ BUPATI ”
Lantas PJ bupati menjawab tidak boleh kalau ditulis seprti itu mungkin saja petugas itu tidak tahu dengan profesi kamu jelas PJ BUPATI singkat.
UDIN Arianto Juga menambahkan, setahu saya dari Era Bupati Amiruddin Ibrahim tidak pernah memberlakukan tugas PERS seperti yang kami alami yang dilakukan pol pp dan Rumah dinas Pj bupati ini juga diduga dijadikan seperti kantor, Maka saya mengajak rekan PERS khusus nya yang tergabung di group AWAM Pada hari senen tanggal 31 Oktober tahun 2022 Akan AKSI DIHALAMAN KANTOR GUBERNUR PROVINSI SUMATERA SELATAN,
“sebenarnya jadwal aksi pada hari kamis tanggal 27 Oktober 2022, karena hari Kamis padat sekali giat aksi di provinsi Sumsel dari polda sumsel maka waktu kita dimajukan terkait aksi itu masalah arogansi pihak oknum pejabat jajaran Penjabat Bupati OKU dan Dugaan penyimpangan proyek APBD tahun TA 2020 /2021 Dinas pendidikan dan kebudayaan OKU,” Tegasnya.
(Adi/Tim)
