Sidoarjo – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, direncanakan melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan ulang Pondok Pesantren Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, pada 25 November 2025 mendatang.

Rencana tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pembangunan Pesantren Al Khoziny yang digelar di Kantor Pertanahan Kabupaten Sidoarjo, baru-baru ini. Rapat tersebut membahas kesiapan lahan, teknis pelaksanaan acara, serta koordinasi lintas instansi.

Kepala Kantor Pertanahan Sidoarjo, Nursuliantoro, menyampaikan bahwa rapat ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh aspek terkait acara berjalan lancar.

“Rapat ini menjadi penting karena berkaitan dengan kesiapan pelaksanaan groundbreaking oleh Presiden,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Menurutnya, kehadiran Presiden dalam kegiatan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan lembaga pendidikan keagamaan, khususnya pesantren yang selama ini menjadi bagian penting dalam pembangunan karakter bangsa.

Pondok Pesantren Al Khoziny dikenal sebagai salah satu pesantren besar di Sidoarjo dengan ribuan santri. Rencana pembangunan ulang tersebut disebut sebagai upaya memperkuat fasilitas pendidikan, sarana belajar, serta infrastruktur umum pesantren yang lebih modern dan representatif.

Hingga saat ini, sejumlah persiapan terus dimatangkan melibatkan berbagai pihak, baik dari pemerintah daerah, pengurus pesantren, maupun instansi pendukung lainnya.