Tuban, Jawa Timur, deliknews – Maraknya bus wisata yang parkir di luar terminal wisata Kebonsari membuat Ratusan PKL dan Tukang becak menggelar aksi demo di depan kantor Pemkab Tuban,Rabu 4/2/2026
Ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Tukang becak terminal wisata Kebonsari sekian kalinya mendatangi kantor Pemkab Tuban menyampaikan aspirasinya tentang maraknya bus wisata yang mau ziarah ke makam Sunan Bonang parkir di luar terminal wisata Kebonsari.
Puluhan Tukang becak berjoget di depan pintu kantor Pemkab Tuban sambil diiringi lagu dangdut. Sementara perwakilan PKL dan Tukang becak terminal wisata Kebonsari berdialok sama Pemkab di kantor Pemkab Tuban.
Setalah selesai dialok Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban, Anthon Tri Laksono, S.Pi membacakan hasil dialok bersama perwakilan PKL dan becak wisata terminal Kebonsari di depan masa pendemo.
“Kami memutuskan ada 4 poin : 1.Semua bus peziarah yang bertujuan ke makam Sunan Bonang wajib masuk di terminal wisata Kebonsari Tuban, 2.Menghentikan Shuttle yang mengantar peziarah ke makam Sunan Bonang, penertiban becak motor, 3. Penertiban becak motor (Bentor) yang menuju ke makam Sunan Bonang yang mengganggu kendaraan lain, 4. Mengembalikan angkutan becak sebagai pengangkut peziarah ke makam Sunan Bonang”.
Setelah mendengarkan keputusan dari Kadis Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban, Anthon Tri Laksono, S.Pi, masa pendemo PKL dan Becak wisata Kebonsari membubarkan diri kembali ke terminal wisata Kebonsari jalan kaki.
Ketua Paguyuban Pedagang Asongan Terminal Wisata Kebonsari Sutiono, mengatakan, saat musyawarah perwakilan PKL dan Becak Terminal Wisata Kebonsari, tuntutan kami di kabulkan, seperti yang dibacakan oleh pak Anthon Tri Laksono, S.Pi.
“Dengan adanya bus wisata yang mengantarkan peziarah ke makam Sunan Bonang parkir di luar terminal wisata Kebonsari sangat terdampak terhadap jualan kami PKL maupun pedagang asongan. Kami sudah beberapa kali menyampaikan aspirasi bahkan demo PKL dan tukang becak di depan kantor Pemkab Tuban” ujar Sutiono.
Yang rawan gesekan dilapangan itu tukang becak dengan supir Shuttle. Apalagi becak motor ada beberapa yang mengangkut penumpang peziarah saat kembali dari makam Sunan Bonang menuju ke terminal Kebonsari, lanjutnya.
Kami menunggu dari pihak Pemkab Tuban untuk menindaklanjuti untuk menertibkan sesuai kesepakatan yang dibacakan bapak Anthon Tri Laksono, S.Pi tadi, pungkasnya. (jati)
