JAKARTA — Belasan perwakilan mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di sekitar kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, akhirnya diterima masuk ke dalam kantor Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka pada Senin (15/6) sore.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sebanyak 15 perwakilan mahasiswa yang mengenakan almamater berwarna merah dan biru tampak memasuki area Istana Wapres sekitar pukul 17.19 WIB.

Sebelum diperkenankan masuk ke dalam gedung, belasan mahasiswa tersebut wajib menjalani prosedur pemeriksaan ketat oleh petugas keamanan kantor Wapres terlebih dahulu. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai siapa pejabat yang akan menemui langsung perwakilan mahasiswa tersebut di dalam kantor Wapres.

Langkah ini dinilai sebagai respons langsung terhadap gelombang aspirasi yang dibawa oleh massa demonstran sejak siang hari. Perwakilan mahasiswa mengonfirmasi bahwa kedatangan mereka adalah untuk menyalurkan tuntutan yang krusial.

“Perjuangan kita membuahkan hasil, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima kami, untuk bagaimana memberikan aspirasi-aspirasi kami,” ujar salah seorang orator aksi dari atas mobil komando.

Orator tersebut juga menegaskan misi utama mereka memasuki gedung pemerintahan tersebut. “Kami menyampaikan kepada Wakil Presiden untuk membawa tuntutan kami ke Istana,” tambahnya di depan massa aksi.

Sebelum berhasil mengirimkan perwakilan ke dalam kantor Wapres, massa yang berasal dari Universitas Bung Karno (UBK) dan Universitas MH Thamrin ini terlebih dahulu menggelar aksi long march.

Mereka berjalan kaki dari arah Tugu Tani menuju Simpang Patung Kuda dengan melewati Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Aksi jalan kaki ini sempat memadati arus lalu lintas di sekitar pusat ibu kota sebelum akhirnya situasi melunak dengan dibukanya pintu dialog oleh pihak Istana Wakil Presiden.