Langsung ke konten
Senin, 26 Oktober 2026
Nasional

Kursi Jampidsus Berganti! Rudi Margono Resmi Ditunjuk Jadi Plt Usai Febrie Mundur

sumber foto : KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA

JAKARTA — Jaksa Agung ST Burhanuddin resmi menunjuk Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Rudi Margono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Langkah cepat ini diambil menyusul pengunduran diri Febrie Adriansyah dari jabatan strategis tersebut.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menyatakan bahwa penunjukan ini bertujuan menjaga stabilitas organisasi. Kejaksaan Agung ingin memastikan penanganan perkara korupsi di lingkungan Jampidsus tetap berjalan tanpa hambatan.

“Menindaklanjuti telah diterimanya pengunduran diri Febrie Adriansyah, Jaksa Agung ST Burhanuddin telah menunjuk Rudi Margono untuk melaksanakan tugas sebagai Plt Jampidsus,” ujar Anang dalam keterangannya, Sabtu (11/7/2026).

Anang menjelaskan bahwa penunjukan Rudi Margono tertuang dalam Surat Perintah Jaksa Agung Nomor PRINT-76/A/JA/07/2026. Pergantian kepemimpinan ini ditegaskan tidak akan memengaruhi jalannya proses hukum yang sedang ditangani Kejagung.

Menurut Anang, pengunduran diri Febrie merupakan bentuk komitmen untuk menjaga integritas, objektivitas, dan netralitas penegakan hukum. Saat ini, nama Febrie memang tengah terseret dalam pusaran hukum yang diusut oleh penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri.

“Seluruh penanganan perkara tindak pidana khusus tetap berjalan secara profesional, independen, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Anang menegaskan.

Sebelum resmi melepas jabatannya pada Sabtu dini hari, Febrie sempat membantah isu pengunduran dirinya saat konferensi pers di Gedung Bundar, Jakarta, Jumat (10/7/2026). Ia mengaku masih fokus menyelesaikan sejumlah perkara prioritas.

“Hingga saat ini saya masih menerima perintah untuk segera menyelesaikan pemberkasan penanganan perkara yang memang waktunya singkat,” tutur Febrie kala itu.

Nama Febrie Adriansyah menjadi sorotan publik setelah penyidik Kortastipidkor Polri mengusut dugaan korupsi tata kelola batu bara PT PLN. Dalam pengembangannya, polisi menggeledah rumah milik Febrie di kawasan Sentul, Bogor, dan menyita sejumlah uang tunai serta emas batangan.