Langsung ke konten
Selasa, 27 Oktober 2026
Kriminal

Kasus OTT Lombok Barat Naik Penyidikan, KPK Sudah Kantongi Tersangka

Sumber foto: perumperindo

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi meningkatkan status hukum Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), ke tahap penyidikan. Penyidik lembaga antirasuah tersebut juga telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka dalam kasus ini.

Keputusan tersebut diambil setelah tim penyidik dan pimpinan KPK menggelar gelar perkara (ekspose) usai penangkapan di lapangan. Langkah ini menandai masuknya penanganan kasus tersebut ke fase penetapan hukum formal.

“Terkait kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Kabupaten Lombok Barat, malam tadi sudah dilakukan ekspose dan diputuskan bahwa perkara ini naik ke tahap penyidikan,” tegas Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Meski status perkara sudah naik ke penyidikan, penyidik belum mengumumkan secara rinci identitas para tersangka maupun konstruksi perkara yang menjerat para pejabat daerah tersebut. Detail kasus ini rencananya akan dibuka secara transparan kepada publik melalui konferensi pers resmi.

Budi menjelaskan, penyidik masih bekerja marathon memeriksa para pihak yang telah diamankan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Total ada delapan orang yang saat ini menjalani pemeriksaan intensif oleh tim lembaga antirasuah.

“Adapun para pihak yang saat ini masih menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK sejumlah tujuh orang yang dibawa dari Lombok, yakni Bupati bersama Dirut PT Air Minum Giri Menang Lombok Barat, Kepala Dinas PUPRPKP, satu orang pihak swasta, serta tiga orang selaku adc dan driver Bupati,” jelas Budi.

Tak hanya menangkap rombongan dari daerah, tim penindakan KPK juga bergerak cepat mengembangkan perburuan di ibu kota. Hasilnya, penyidik mengamankan satu terperiksa tambahan yang ditangkap terpisah di Jakarta.

“Selain tujuh orang tersebut, tim juga mengamankan satu orang pihak swasta di wilayah Jakarta pada Senin (20/7), yang saat ini juga masih menjalani pemeriksaan,” lanjut Budi menutup keterangannya.