Ternate – Fitri Puspita Hapsari Doa, Bos PT Karapoto Financial punya kehidupan socialita yang tinggi, informasinya Presiden Direktur Karapoto itu kerap melakukan perjalanan ke luar negeri.

Dari informasi yang diperoleh disebutkan, Fitri kelahiran Ternate 21 Desember 1991 itu setiap bulannya pergi ke luar Negeri, dia juga terbilang menjadi kaya mendadak lantaran usai mendirikan Karapoto.

Fitri juga dikenal dekat dengan pejabat di Maluku Utara, tak tanggung-tanggung saat launching Karapoto, sejumlah pejabat mulai Walikota Ternate Burhan Abdurahman, Taufik Majid, beserta sejumlah kepala SKPD, Sultan Bacan M Gery Ridwan Sjah, Kapolres Ternate (mantan) AKBP Kamal Bachrtiar

“Setau kami, dia dan suami kerap ke luar negeri untuk jalan-jalan. Padahal urusannya dengan nasabah yang melakukan investasi di perusahaannya masih bermasalah”Kata salah satu sumber kepada media ini di Ternate, Senin (3/12).

Lebih lanjut kata sumber tadi, Fitri juga diketahui memiliki sejumlah harta ada juga yang berada di luar negeri.

Senin siang, Fitri dijemput paksa dan digelandang ke Mapolresta Ternate, lewat pengeras suara Fitri berjanji akan mengembalikan uang nasabahnya pada akhir januari 2019.

Usai membuat pernyataan, Wanita 27 tahun yang tinggal di Jalan Cakalang kelurahan Dufa-Dufa kecamatan Ternate Utara itu bahkan diteriaki belasan nasabahnya. Dia bahkan membuat surat perjanjian yang ditandatangani 10 saksi Nasabahnya.

Sebelumnya, PT. Karapoto Finansial yang bergerak dibidang pinjam meminjam uang dengan teknologi informasi itu dinyatakan oleh Otoritas Jasa Keungan (OJK) sebagai fintech bermasalah.

Berdasarkan surat Nomor 003/SP-KTF/02/VIII/2018 tanggal 20 Agustus 2018, hal pengembalian tanda terdaftar PT Karopoto Teknologi Finacial Kepada Otoritas jasa keuangan serta merujuk pada pasal 10 ayat (5) peraturan OJK Nomor 77/ POJK. 01/2016, tentang layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi.