Kisaran – Dalam upaya memenuhi pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi Bangunan dan Perkotaan Pedesaan (PBB P2), Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) membagikan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB Tahun 2020 kepada 13 Kelurahan,Jumat (20/03/2020) dikantor Camat Kisaran Barat.

Kepala Bappenda Kabupaten Asahan, Sori Muda Siregar dalam penyampaiannya mengatakan bahwa hasil kutipan pendapatan pajak PBB P2 dari para wajib pajak, adalah merupakan hasil PAD yang tujuannya akan digunakan untuki modal kelangsungan pembangunan.

“Artinya hasil pajak bumi dan bangunan yang kita pungut dari para wajib pajak,nantinya akan Kita kembalikan lagi kepada masyarakat Kabupaten Asahan lewat berbagai program pembangunan”kata Sori Muda.

Sori menambahkan, oleh karena itu dirinya mengajak semua masyarakat agar sadar akan kewajibannya dan mau membayar pajak bumi dan bangunan pada waktunya. “Marilah Kita sama-sama membangun daerah Kabupaten Asahan ini, dengan kesadaran mau membayar pajak bumi dan bangunan.Bayarlah PBB P2 lewat kantor Kelurahan dan dikantor-kantor Kepala Desa maupun kepada para petugas kolektor pajak yang ada kelurahan maupun yang ada di desa”sebut Sori.

Masih dikatakan Sori, agar capaian pajak PBB P2 dapat terealisasi dengan baik. Kita harap para kolektor pajak dapat bekerjasama dengan para Kepala Lingkungan ataupun para Kepala Dusun saat mengutip pajak harap Sori.

Sementara itu Camat Kota Kisaran Barat, Agus Jaka Putra Ginting, dalam kesempatan itu mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Kepala Bappenda atas kehadirannya dikantor Camat Kota Kisaran Barat guna membagikan SPPT PBB P2 kepada 13 Kelurahan yang ada di Kisaran Barat.

“Kecamatan Kota Kisaran Barat pada tahun 2018 untuk pertama kalinya,pernah memenuhi capaian target PBB P2 mencapai100%. Pada saat itu pajak yang dicapai berjumlah sebesar 2,6 miliar “sebut Camat Jaka .

Namun di tahun 2019, realisasi capaian target tidak terpenuhi. Karena target pajak PBB P2 Kecamatan Kisaran Barat, saat itu mengalami kenaikan cukup signifikan menjadi 3,24 miliar.

Reporter : Jamal