Padang — DPW Komunitas Pemberantas Korupsi Sumatera Barat menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, yang hadir langsung dalam diskusi publik bersama BEM KM Universitas Andalas bertema “Menguliti Narasi Keberhasilan Pemerintah Pusat di Tengah Krisis Daerah” pada Kamis (9/4/2026).
Ketua DPW Komunitas Pemberantas Korupsi Sumatera Barat, Darlinsah, SH, LL.M menilai kehadiran Andre di tengah forum kritis mahasiswa menunjukkan bahwa wakil rakyat tidak antikritik selama disampaikan dengan adab dan etika.
“Ini contoh baik bahwa ruang dialog antara mahasiswa dan pembuat kebijakan tetap terbuka. Kritik adalah bagian dari kontrol sosial, tetapi harus disampaikan secara beradab dan berbasis data,” ujar Darlinsah.
DPW Komunitas Pemberantas Korupsi Sumatera Barat juga sependapat bahwa etika dalam menyampaikan pendapat di ruang publik tetap harus dijaga agar substansi kritik tidak hilang karena cara penyampaiannya.
Di sisi lain, Darlinsah menyatakan pihaknya juga mendukung pernyataan Presiden Mahasiswa KM Unand, Shabbarin Syakur, yang menegaskan bahwa mahasiswa tidak menolak program Makanan Bergizi Gratis (MBG), namun menilai implementasinya masih perlu evaluasi agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah dan masyarakat.
Evaluasi tersebut penting agar program MBG tidak hanya menjadi program administratif, tetapi benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat lokal, khususnya petani, peternak, dan pelaku UMKM di Sumatera Barat.
Darlinsah juga menambahkan bahwa apresiasi layak diberikan kepada Andre Rosiade yang dinilai konsisten menunjukkan perhatian terhadap Sumatera Barat, tidak hanya melalui kehadiran dalam forum-forum dialog publik, tetapi juga melalui peran aktifnya dalam memperjuangkan berbagai program dan alokasi anggaran pusat untuk daerah.
Menurutnya, sejumlah program dan dukungan anggaran dari pemerintah pusat yang mengalir ke Sumatera Barat tidak terlepas dari komunikasi dan advokasi yang dilakukan Andre di tingkat nasional. Hal ini menunjukkan bahwa fungsi representasi wakil rakyat berjalan, yakni menjembatani kebutuhan daerah dengan kebijakan pusat.
“Hal ini juga menjadi bukti perhatian pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terhadap Sumatera Barat melalui kader Partai Gerindra seperti Andre Rosiade, sehingga aspirasi daerah dapat lebih mudah terhubung dengan kebijakan nasional,” tutup Darlinsah.
