Kamis, 11 Juli 2019 - 10:42 WIB

Frans BS Digugat Balik Rp 1,9 Triliun, Hotel Mulia Ikut Intervensi

Denpasar – Kasus perdata gugatan Frans BS bersama PT. Bali Paradise Resort terhadap tergugat I Made Sumantra (74) memasuki babak baru.

Pasalnya, dalam sidang eksepsi memberi jawaban selasa (9/7) kemarin oleh kuasa hukum Sumantra, justru Frans BS digugat balik untuk mengembalikan hak tergugat membayar kerugian materi mencapai Rp 1,9 triliun. Menjadi menarik, saat sidang berlangsung ada intruksi pihak lain dari kuasa hukum Hotel Mulia Bali Resort untuk mengajukan gugatan intervensi.

Ditemui usai persidangan, I Wayan Adimawan, S.H,M.H selaku kuasa hukum tergugat Made Sumantra, mengaku tidak menduga jika ada pihak lain berupaya ikut melakukan gugatan intervensi.

“Saya tidak menduga dalam sidang kemarin ada intruksi mengaku dari kuasa hukum Hotel Mulia Bali Resort untuk mengajukan gugatan intervensi. Terkait apa materi intervensi tersebut kita masih pelajari,” terangnya, Kamis (11/7)

Disinggung wartawan terkait pokok jawaban esepsi pembelaan terhadap kliennya, yang saat sidang dianggap dibacakan, pihaknya menilai dalil diajukan penggugat hanya sebagai upaya untuk memutar balikkan fakta secara masif.

“Faktanya, pada tahun 1989 tergugatlah yang memiliki PT. Bali Paradise Resort, dengan registrasi No 178 tertanggal 29 Agustus 1989 yang dibuat di hadapan notaris Josef Sunar Wibisono,” terang Adimawan.

Dia menambahkan, pedoman kemufakatan tanggal 5 Mei 1993 merupakan hasil final penyelesaian kerjasama bisnis 50% : 50% antara FBS dan Made Sumantra. Disebutkan, hak tergugat setelah dipotong biaya pertanggungjawaban saat itu mencapai Rp 2 miliar lebih. Ditambah lahan 7,7 hektar di bilangan kawasan Pecatu Indah Resort.

Diungkap waktu agenda serah terima dokumen, Rabu 12 Mei 1993 pihak penggugat tidak menghadiri pertemuan, susah dihubungi, menghindar dan menghilang. Tergugat dikatakan sampai melayangkan upaya somasi juga tidak digubris.

“Penggugat dengan keji mengingkari dan menjegal tergugat melalui upaya hukum untuk bisa menggugurkan secara sepihak, apa yang sudah disepakati dan dituangkan dalam pedoman perjanjian kemufakatan untuk penyelesaian hak-hak tergugat,” singgung Adimawan.

Sisi lain dari penelusuran wartawan, gugatan intervensi dilanyangkan pihak Hotel Mulia beredar kabar atas munculnya kasus pidana I Made Sumantra. Terkait, tuduhan memberikan keterangan palsu pada surat otentik di lahan kini berdiri Hotel Mulia Bali Resort. Kasus pidana ini dikabarkan masih ada benang merah dengan gugatan perdata dilayangkan Frans BS.

Perlu diketahui, kasus tersebut berawal atas pelaporan Frans BS ke Polda Bali. Disebut – sebut dalam persidangan ketika itu, kesaksian notaris Fransiska sebagai saksi kunci. Kesaksian sang notaris ini ditenggarai mengantarkan Sumantra harus dititipkan di lapas Kerobokan yang kini masih dalam upaya kasasi.

Artikel ini telah dibaca 6509 kali

loading...
Baca Lainnya

Terima Mandat Ketua Umum, Pengacara Wayan “Tang” Adimawan Nahkodai HAPI Bali

Denpasar – Pengacara millennial Bali, I Wayan Adimawan, SH., MH., mendapat mandat dari Ketua Umum...

I Wayan Adimawan, SH., MH.

15 September 2020, 17:41 WIB

Tolak Bali Jadi Surga yang Hilang, BIN Kawal Wujudkan Wisata Aman Berdasarkan Protokol Kesehatan

Bali merupakan salah satu daerah yang mengalami dampak ekonomi paling parah di Indonesia akibat Pandemi...

10 September 2020, 13:16 WIB

Wujud Edukasi Prokes, Forkom Antar Media Bali Bangkit Bagikan 5000 Masker

Forum Komunikasi (Forkom) Antar Media Bali Bangkit bagikan 5000 masker di Bali secara gratis. Pembagian...

9 September 2020, 13:39 WIB

Babak Baru, Sidang Lanjutan Almarhum Frans BS dengan I Made Sumantra

Denpasar – Babak baru sidang lanjutan sengketa lahan antara almarhum Frans Bambang Siswanto (Frans BS)...

I Made Sumantra (kanan) didampingi kuasa hukumnya, I Wayan

8 September 2020, 18:32 WIB

Usung Misi Mengajegkan Tanah Bali dan Adat Istiadat Nusantara, Keris Bali Diresmikan

Klungkung – Hadir dengan membawa semangat mengajegkan tanah Bali, Yayasan Kesatria Keris Bali (Keris Bali)...

Peresmian Yayasan Kesatria Keris Bali.

6 September 2020, 17:54 WIB

Diputus MA Dipasang Plang, BPD Bali Diduga Serobot Lahan Warga

Denpasar – Mengantongi putusan Mahkamah Agung (MA) No.2234K/DPT/2017 pihak Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali mengklaim...

Plang BPD Bali di atas tanah yang ada  di Jalan Gadung, Denpasar Timur.

6 September 2020, 16:35 WIB

loading...