Laga Panas Indonesia vs Malaysia

  • Whatsapp

Jakarta – Timnas Indonesia menjamu Malaysia pada laga pembuka Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/9).

Laga ini bakal menyajikan suguhan menarik karena kedua tim sama-sama memiliki materi pemain berkualitas.

Muat Lebih

Laga yang melibatkan Timnas Indonesia melawan Malaysia selalu dinantikan. Selain karena rivalitas panjang sepanjang sejarah, duel juga kerap menjadi panas berkat sentimen-sentimen nonteknis yang terjadi di luar arena.

Hal inilah yang membuat semua mata akan tertuju pada pertandingan nanti. Suguhan kualitas individu dan kolektif akan tersaji dalam 90 menit waktu normal.

Timnas Indonesia di bawah asuhan Simon McMenemy dihuni pemain-pemain terbaik. Tak ingin kalah, Malaysia juga membawa nama-nama berkualitas yang siap menghadirkan mimpi buruk untuk tuan rumah.

Jadi, laga ini diyakini akan berlangsung menarik karena masing-masing tim memiliki pemain berkualitas.

Lini belakang bakal memegang peran krusial dalam laga nanti. Timnas Indonesia diyakini akan mengandalkan Hansamu Yama dan Victor Igbonefo di lini belakang.

Kedua pemain beda generasi itu bakal menjadi kunci ketangguhan Timnas Indonesia. Hansamu dan Victor sama-sama memiliki kelebihan dalam postur tubuh. Hal ini menjadi keuntungan dalam menghalau bola-bola udara.

Sementara itu, Malaysia bakal mengandalkan pemain berpengalaman semisal Shahrul Saad dan Syahmi Safari. Kedua pemain ini merupakan kunci di lini belakang Harimau Malaya.

Safawi Rasid menjadi ancaman nyata buat Timnas Indonesia di lini tengah. Pemain berusia 22 tahun itu dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan dalam melancarkan serangan dari sektor sayap.

Situasi inilah yang perlu diwaspadai oleh Timnas Indonesia. Apalagi Safawi Rasid juga bisa diandalkan dalam mencetak gol yang saat ini sudah mengoleksi 7 gol dalam 20 penampilan.

Sementara itu, Timnas Indonesia akan mengandalkan Evan Dimas di lini tengah. Gelandang yang bermain di Barito Putera itu merupakan tipikal gelandang kreatif yang bakal menjadi penyeimbang di lini tengah.

Evan Dimas bakal memegang peranan penting di lini tengah. Pemain berusia 24 tahun akan menjadi jembatan antara lini belakang dan lini depan pasukan Merah-Putih.

Pos terkait