Inilah Alasan Ki Kusumo Minta Kongres Parfi Tidak Tabrak Aturan

- Editorial Staff

Kamis, 13 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) akan menggelar kongres di Hotel Maharaja pada 10 Maret mendatang. Kongres mengagendakan pemilihan Ketua Umum dan pengurus Parfi periode 2020–2025.

Menanggapi hal itu, aktor sekaligus produser Ki Kusumo angkat bicara. Menurutnya pemilihan Ketua Umum Parfi dan pengurusnya harus bisa mengakomodir semua pihak. Prosedurnya harus benar dan tata cara pemilihan harus sesuai dengan peraturan yang berlaku, semisal AD/ART organisasi Parfi.

“Jadi kalau prosedurnya bener, sesuai aturan yang bener, nanti ke depan ya jadi Parfi yang bener. Kalau aturannya ditabrak saya khawatir Parfi makin amburadul,” tegas Ki Kusumo melalui sambungan telpon, Rabu (12/2/2020) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu syarat yang harus dipenuhi sebagai calon Ketua Umum Parfi atau pengurusnya adalah status keanggotaan. “Mereka adalah anggota Parfi yang sudah mengantongi status Anggota Biasa (AB). Jadi kalau belum AB ya jangan diloloskan sebagai calon Ketua Umum atau calon pengurus Parfi,” paparnya.

Tidak hanya itu, lanjut Ki Kusumo, soal status keanggotaan AB jangan pernah direkayasa dan dipaksakan. “Aktris atau aktor yang belum berhak menyandang status AB jangan disulap hingga akhirnya memiliki stasus AB dadakan,” ujar Ki Kusumo.

Sebagai aktor yang sudah lama malang melintang di dunia perfilman, Ki Kusumo khawatir hal itu akan menjadi penyulut perpecahan lagi di tubuh Parfi.

Oleh sebab itu, Bintang Film Drakula Cinta ini mendesak Panitia Kongres Parfi harus tegas dan berani memverifikasi perihal status keanggotaan tersebut. “Agar nantinya tidak timbul masalah dikemudian hari,” tutup Ki Kusumo.

Sebelumnya Ketua Panitia Kongres Sandec Sahetapy dalam keterangan tertulisnya menyebut bahwa Kongres 10 Maret 2020 untuk menemukan pemimpin yang baik.

Melalui kongres ini Sandec ingin merangkul seluruh insan fim yang ada di Indonesia agar hadir, karena Kongres Parfi 2020 terbuka untuk semua insan film.

“Tentunya yang pernah bermain film. Tidak terlibat dengan masalah hukum dan bebas narkoba. Besar harapan saya, organisasi yang tercatat dalam lembar negara ini bisa mempersatukan seluruh insan film nasional. Tidak ada lagi Parfi versi lain,” jelasnya.

Sandec menambahkan, anggota Parfi yang sudah mengantongi status Anggota Biasa (AB) berhak memilih calon Ketua Umum Parfi yang baru. Sedangkan bagi calon Ketua Umum harus memenuhi beberapa kriteria, salah satunya pernah menjadi pemeran utama dalam film layar lebar.  [sjah]

 

Berita Terkait

5 Rekomendasi Model Rambut untuk Pria Berrahang Tegas, Nomor 1 Potongan Cepak
Tugas Utama AHY Setelah Dilantik Jokowi
Momen HPN 2024, PWI Tuban Sambangi Dewan Pers
Marissya Icha Lakukan Protes Karena Dapat Suara Sedikit
Pencabutan Subsidi BBM untuk Makan Siang, Ini Respon Gibran
Anggota KPPS Meninggal, KPU Beri Santunan 36 Juta dan Biaya Pemakaman
Suara Prabowo-Gibran di Quick Count Akan Sama dengan Real Count
Selesai Bertugas, Anggota KPPS Palangkaraya Meninggal Dunia

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 08:53 WIB

5 Rekomendasi Model Rambut untuk Pria Berrahang Tegas, Nomor 1 Potongan Cepak

Kamis, 22 Februari 2024 - 12:07 WIB

Tugas Utama AHY Setelah Dilantik Jokowi

Kamis, 22 Februari 2024 - 09:28 WIB

Momen HPN 2024, PWI Tuban Sambangi Dewan Pers

Sabtu, 17 Februari 2024 - 22:47 WIB

Marissya Icha Lakukan Protes Karena Dapat Suara Sedikit

Sabtu, 17 Februari 2024 - 22:43 WIB

Pencabutan Subsidi BBM untuk Makan Siang, Ini Respon Gibran

Sabtu, 17 Februari 2024 - 22:38 WIB

Anggota KPPS Meninggal, KPU Beri Santunan 36 Juta dan Biaya Pemakaman

Sabtu, 17 Februari 2024 - 18:05 WIB

Suara Prabowo-Gibran di Quick Count Akan Sama dengan Real Count

Sabtu, 17 Februari 2024 - 18:00 WIB

Selesai Bertugas, Anggota KPPS Palangkaraya Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Politik

Syarif Hasan: Hak Angket Pemilu itu Kontraproduktif

Senin, 26 Feb 2024 - 10:10 WIB

Politik

38,1 Persen Pemilih AMIN Setuju Pemilu Banyak Kecurangan!

Senin, 26 Feb 2024 - 10:06 WIB

Politik

TKN Fanta Ingin Kabinet Prabowo Banyak Anak Muda

Senin, 26 Feb 2024 - 10:04 WIB