Kamis, 21 Mei 2020 - 22:50 WIB

Operasi Ketupat 2020, Wakapolri dan Kabaharkam Patroli Udara

JAKARTA – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Drs Agus Andrianto mendampingi Wakapolri Komjen Pol Dr Gatot Eddy Pramono dalam patroli udara dan pengecekan Pos Pam Merak dan Pos Penyekatan KM 31 Tol Cikampek, Rabu (20/5/2020).

Turut hadir mendampingi Wakapolri, Asops Kapolri, Irjen Pol Herry Rudolf Nahak, Kakorlantas Polri, Irjen Pol Istiono dan Kadiv Humas Polri, Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono.

Rombongan Wakapolri berangkat dari Lapangan Lalu Lintas Polda Metro Jaya menuju Lapangan Dermaga Indah Kiat Merak, Banten menggunakan helikopter Dauphin AS 365N3.

Selanjutnya rombongan menuju Pos Pengamanan (Pos Pam) Dermaga Operasi Ketupat 2020 Polda Banten di Pelabuhan Merak.

Setelah itu rombongan melanjutkan penerbangan menuju Pos Penyekatan Ops Ketupat di KM 31 Tol Cikampek, Jawa Barat. Di sini, Wakapolri mendengarkan paparan situasi dari Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo.

“Tidak ada peristiwa yang menonjol sampai saat ini. Ada beberapa peristiwa yang terjadi itu hanya dinamika,” kata Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy mengungkap hasil pemantauan dan pengecekan.

“Demikian juga terhadap keselamatan berlalu lintas adanya penurunan angka kecelakaan dibandingkan tahun lalu,” sambungnya.

Komjen Pol Gatot Eddy menjelaskan target Operasi Ketupat tahun ini adalah melarang masyarakat mudik, pengaturan lalu lintas, dan ikut mendukung serta mengamankan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan pemerintah provinsi maupun wilayah kabupaten atau kota.

Sementara tujuannya adalah untuk mencegah meluasnya persebaran infeksi virus corona (COVID-19) dan terciptanya Kamseltibcarlantas.

“Dalam rangka memutus rantai Covid-19, Polri bersama TNI, kementrian/lembaga, dan instansi terkait, dengan jumlah 172.000 personel yang terlibat di seluruh Indonesia, bekerja sama dengan mengedepankan langkah-langkah preemtif, preventif, dan humanis,” tegas Komjen Pol Gatot Eddy.

“Kita membuat 56 Posko penyekatan. Ada sebanyak 2.562 Posko pengamanan. Semua kita kedepankan langkah-langkah yang humanis,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 2141 kali

loading...
Baca Lainnya

Mempertanyakan Klaim Gatot Nurmantyo Tentang Kebangkitan PKI

Oleh : Zakaria Di tengah pandemi Covid-19, Mantan Panglima TNI Gatot Nurmatyo kembali ke publik...

27 September 2020, 00:28 WIB

Banyak Pihak Menikmati Manfaat Program PEN

Oleh : Rizal Ramadhanu Ada banyak strategi yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi dampak Covid-19 bagi...

26 September 2020, 22:15 WIB

Pemerintah Berupaya Maksimal Tangani Covid-19

Oleh : Made Raditya Pandemi corona memang belum berakhir namun pemerintah terus berjuang agar penyakt...

26 September 2020, 21:53 WIB

Otsus Jilid 2 Meningkatkan Prestasi Pemuda Papua

Oleh : Sabby Kosay Pemuda Papua adalah anak bangsa yang memiliki hak untuk mendapat pendidikan...

26 September 2020, 05:27 WIB

Mewaspadai Provokasi Isu PKI

Oleh : Angga Gumelar Isu PKI dan komunisme selalu jadi bahan serangan ke lawan politik...

25 September 2020, 21:06 WIB

Masyarakat Displin Gunakan Masker Sesuai Protokol Kesehatan

Oleh : Rengganis Prameswari Beberapa bulan ini kita memakai masker untuk memenuhi protokol kesehatan. Sayangnya...

25 September 2020, 20:35 WIB

loading...