Selasa, 2 Juni 2020 - 23:44 WIB

Kabaharkam Polri: Pancasila Tondi Bangsa Indonesia

JAKARTA  – Tanggal 1 Juni resmi ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 Presiden Joko Widodo (Jokowi). Presiden Jokowi menyampaikan keputusan ini melalui pidato pada peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945 di Gedung Merdeka, Bandung pada 1 Juni 2016.

Hingga saat ini setiap tanggal 1 Juni kita peringati sebagai hari lahirnya Pancasila, namun pada tahun 2020 ini suasana berbeda kita rasakan sebagai bangsa Indonesia, karena saat ini kita terus berusaha keluar dari pandemi covid-19 yang masih melanda dunia dan Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto saat diwawancarai awak media melalui pesan singkat whatsapp terkait hari lahir Pancasila dan pencegahan serta penanggulangan Covid-19.

Komjen Pol Agus Andrianto yang juga Kaopspus Aman Nusa II 2020 mengatakan sebenarnya Pancasila itu nyawa bagi Indonesia, kalau orang Sumatera Utara bilang tondi.

“Pancasila itu tondi (ruh atau jiwa) kita sebagai bangsa Indonesia, kalau tondi itu hilang sudah pasti negara ini kacau balau entah bagaimana”, ujar Komjen Agus.

Situasi pandemi seperti ini pancasila lah yang kita pakai sebagai dasar berpijak dengan semangat kebersamaan, persatuan dan gotong-royongnya.

“Saya baru-baru ini mengunjungi kampung tangguh di Jawa Timur, itu juga bagian dari penjabaran Pancasila dimana semangat gotong-royong, kebersamaan, persatuan dikedepankan untuk sama-sama membangun ketahanan baik itu ketahanan kesehatan, SDM, keamanan dan pangan atau logistik”, papar Komjen Agus.

Menurutnya, semua harus menyadari karena semua negara tengah berlomba-lomba untuk menjadi pemenang dalam pengendalian virus maupun menjadi pemenang dalam pemulihan ekonominya, sebagai bangsa yang besar, kita juga harus tampil sebagai pemenang.

“Kita harus optimis. Kita harus mampu menciptakan peluang di tengah kesulitan,” ucap Komjen Agus.

Dari awal pandemi ini merebak seluruh elemen negara dan elemen masyarakat bersatu bergotong-royong membantu sesama khususnya dibidang ketahanan ekonomi membantu saudara-saudari kita yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Kebersamaan, persautan dan gotong-royong ini harus kita terus kita gelorakan”, ujar Komjen Agus.

Lebih lanjut Kabaharkam Polri menambahkan, saat ini Pemerintah mencanangkan New Normal Life sebagai strategi baru, tentu harus kita dukung karena ini perubahan peradaban dan pola hidup kita dalam bermasyarat, berbangsa dan bernegara, namun kedisipilinan yang menjadi kuncinya nanti.

“Kemandirian juga sangat penting terutama dalam ketahanan pangan dan ekonomi secara keseluruhan, untuk mewujudkan kemandirian tentu kita harus bersama-sama membangun ketahanan yang dimulai dari kelompok-kelompok kecil di masyarakat, dampak positifnya akan besar, dan semua ini dijiwai oleh nilai-nilai Pancasila,” tutup Komjen Agus

Artikel ini telah dibaca 652 kali

loading...
Baca Lainnya

Masyarakat Harus Patuhi Protokol Kesehatan di Era New Normal

Oleh : Dodik Prasetyo Era new normal membuat kehidupan masyarakat seolah-olah bangkit kembali. Banyak tempat...

5 Juli 2020, 22:07 WIB

Mewaspadai Provokasi Tolak RUU HIP

Oleh : Reza Pahlevi Rancangan undang-undang haluan ideologi pancasila masih menjadi isu panas di masyarakat...

5 Juli 2020, 19:21 WIB

Sambangi Petugas Parkir, Personel Polsek Rajeg Sampaikan Kamtibmas

TANGERANG – Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek Rajeg Polresta Tangerang Polda Banten...

5 Juli 2020, 16:59 WIB

Polsek Balaraja Gencarkan Sosialisasi Protokol Kesehatan

TANGERANG – Bhabinkamtibmas Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten terus melakukan sosialisasi dan edukasi tentang...

5 Juli 2020, 16:51 WIB

Difitnah, Mbah Mar Ancam Laporkan Oknum LSM Bondowoso ke Bareskrim Polri

Jakarta – Maryadi atau Mbah Mar mengancam akan mempidanakan salah satu oknum LSM Bondowoso dan...

4 Juli 2020, 10:43 WIB

Pilkada Terapkan Protokol Kesehatan Secara Ketat

Oleh : Alfisyah Dianasari Pandemi Covid-19 memang belum sepenuhnya berakhir, protokol kesehatan harus tetap diterapkan...

3 Juli 2020, 22:55 WIB

loading...