Sabtu, 6 Juni 2020 - 19:24 WIB

Polresta Tangerang Paksa Putar Balik 39 Kendaraan di Hari Ke-43 Ops Ketupat

TANGERANG – Hari ke-43 Operasi Ketupat Kalimaya 2020, Jumat (5/6/2020), Polresta Tangerang Polda Banten memaksa putar balik 39 kendaraan yang diduga akan mudik atau balik.

Kegiatan yang merupakan bagian dari pelaksanaan larangan mudik itu digelar di beberapa lokasi penyekatan Polresta Tangerang yang ada di Kabupaten Tangerang.

“Kendaraan yang kami minta putar arah didominasi kendaraan pribadi roda empat dan roda dua yang sengaja memilih jalur non–tol untuk menghindari penjagaan petugas,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Sabtu (6/6/2020).

Ade menambahkan, jalur tol sudah dijaga ketat petugas sehingga kendaraan dari arah Jakarta atau sebaliknya sudah sangat dibatasi aksesnya.

Oleh karenanya, banyak pengendara terutama kendaraan pribadi mengambil inisiatif jalur non–tol. Namun, lanjut Ade, penjagaan di jalur non–tol pun turut diperketat.

Adapun perincian kendaraan yang dipaksa putar balik terdiri dari bus umum 6 unit, kendaraan roda empat 18 unit dan sepeda motor 15 unit.

Ditambahkan Ade, kendaraan pribadi yang diberhentikan petugas rata–rata berisi lebih dari 4 penumpang. Tujuan para pengendara adalah Pelabuhan Merak atau akan menyeberang menuju wilayah Sumatera.

“Kami minta putar arah secara persuasif dan sekaligus memberi informasi bahwa kalau pun lolos dari penjagaan kami, tetap akan menemui penjagaan di jalur berikutnya. Sehingga ada risiko memutar lebih jauh,” terangnya.

Menurutnya, larangan mudik sudah tertuang dalam Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID–19.

Larangan mudik mulai berlaku sejak 24 April hingga 31 Mei 2020 untuk sektor darat dan penyeberangan. Sedangkan untuk kereta api, larangan mudik berlaku hingga 15 Juni 2020. Untuk sektor kapal laut, larangan mudik berlaku hingga 8 Juni 2020 dan untuk sektor angkutan udara, larangan mudik diberlakukan hingga 1 Juni 2020.

Dengan adanya aturan itu, lanjutnya, masyarakat diimbau untuk menunda kegiatan mudik, setidaknya sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan.

Artikel ini telah dibaca 28589 kali

loading...
Baca Lainnya

Penceramah Gunakan Ujaran Kebencian Layak Ditinggalkan

Oleh : Raavi Ramadhan Ceramah Habib Rizieq memiliki ciri khas, yakni penuh kontroversi dan menggemparkan....

28 November 2020, 07:03 WIB

Vaksin Covid-19 Aman dan Efektif Untuk Masyarakat

Oleh : Dodik Prasetyo Pemerintah terus bekerja keras untuk menyediakan obat dan vaksin guna memutus...

28 November 2020, 06:52 WIB

SIG dan Semen Baturaja Bersinergi Dirikan ICRI

Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan PT Semen...

27 November 2020, 20:47 WIB

Mendukung Aparat Keamanan Menindak Tegas OPM

Oleh : Sabby Kosay Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) Organisasi Papua Merdeka yang biasa diperingati...

27 November 2020, 20:14 WIB

Pemerintah Mempercepat Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Oleh : Putu Prawira Pemerintah merancang aturan turunan UU Cipta Kerja berupa rancangan peraturan presiden...

27 November 2020, 07:24 WIB

Hadiri Launching Wakepo, Kapolresta Tangerang Dukung Penguatan Ini

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menghadiri launching program Wakepo besutan...

26 November 2020, 23:46 WIB

loading...