Langsung ke konten
Rabu, 28 Oktober 2026
NTT

Meluncurkan KMS, Bupati Malaka Tegaskan Menurunkan Angka Stunting

Malaka, NTT, deliknews. com- Pemerintah Kabupaten Malaka (pemkab Malaka) meluncurkan KMS, juga melakukan penandatangan Nota Kesepakatan antara BPJS kesehatan cabang Atambua dengan Kabupaten Malaka, tentang optimalisasi program JKN melaui Program KMS, pada, Senin(06/12/2021)di Aula Kantor Bupati Malaka, Nusa Tenggara Timur.

Peluncuran KMS, mewujud nyatakan program unggulan Kartu Malaka Sehat, Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH, dan Wabup, Louise Lucky Taolin, S. Sos, melalui Kartu Malaka Sehat(KMS) resmi dilepaskan secara simbolis, untuk 4863 Warga Malaka yang tersebar di 12 Kecamatan.

Bupati Malaka Dr. Simon Nahak, SH, MH, pasalnya, dengan program KMS ini, angka stunting di Malaka yang saat ini masih 21,5 persen, bisa dapat ditekan menjadi 10 persen selama kurun waktu hingga 2024. Supaya mencapai prosentase ini, dari semua elemen baik ditingkat kabupaten, kecamatan, desa dan pihak terkait harus serius melakukan kerja sama yang baik. Minta Bupati.

Lanjut Dr.Simon Nahak, SH, MH, untuk langkah yang dilakukan pelepasan program KMS ini, sebenarnya dilaunching bersamaan dengan Kartu Malaka Cerdas (KMC) tetapi ditunda karena masih dilakukan Verifikasi kembali data. Sebab, ada warga yang sudah dapat BPJS atau Kartu Indonesia Sehat (KIS) tentu saja tidak bisa dapat KMS lagi. Pasalnya.

Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH, menegaskan, saat ini angka stunting di Malaka masih tinggi sebagaimana dilaporkan Kadis Kesehatan Malaka bahwa masih 21,5 persen. Angka ini harus segera diturunkannya, perlu gerakan bersama-sama ditingkat kecamatan, desa, serta peran semua pihak untuk mengatasi tingginya angka stunting tersebut. Tegas Bupati Malaka.

“Hal ini terus disosialisakan dari pegawai, sebagaimana keterwakilan pemerintah yang ditugaskaskan pada kecamatan, Kabupaten, desa. Sosialisasi itu bentuk dari upaya serius pemerintah terhadap Masyarkat untuk menekan tingginya angka stunting.” pungkasnya.(Dami Atok)