Menangkan Rekanan Tak Bermodal, Kadis Bungkam, Ini Kata Gubernur Sumbar

Bantuan Sapi Pemprov Sumbar, tidak diberikan kandang, obat - obatan dan vitamin.
Bantuan Sapi Pemprov Sumbar, tidak diberikan kandang, obat - obatan dan vitamin.

Padang, – Masih menjadi tanda tanya bagi publik kenapa Pokja di Pemprov Sumbar bisa memenangkan rekanan yang tidak mampu pendanaan untuk pengadaan kandang bantuan ternak Sapi, Kambing dan Bebek oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemprov Sumbar tahun 2021 kemarin.

Akibat rekanan yang tidak mampu pendanaan ini maka dilakukan pemutusan kontrak sehingga akhirnya gagal pemberian bantuan kandang kepada kelompok masyarakat penerima bantuan ternak.

Baca juga: Rekanan Pemprov Sumbar Tak Punya Dana Sebab Gagalnya Bantuan Kandang Ternak

Bantuan Ternak dari Pemprov Sumbar Diduga Gagal Perencanaan

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumbar, Erinaldi, membenarkan persoalan ini, pihaknya hanya memberi bantuan ternak dan pakannya.

“Kandang terjadi pemutusan kontrak dengan rekanan sehingga dana menjadi sisa yang dikembalikan ke kas daerah. Rekanan tidak mampu (pendanaan),” kata Erinaldi, Selasa (28/12/21) lalu.

Senada disampaikan Kabid Peternakan, Darmayanti, bantuan kandang sudah dianggarkan dan sudah ada pemenang, namun tidak jadi diberikan karena pemenang tender wanprestasi sehingga dilakukan pemutusan kontrak.

Baca juga: Masa Pandemi, BPK Temukan Anomali Belanja Perjalanan Dinas di Diskominfo Sumbar

BPK Temukan Dugaan SPj Perjalanan Dinas Fiktif Diskominfo Sumbar

Sementara Gubernur Sumbar, Mahyeldi, dikonfirmasi (15/1/22) kenapa Pokja memenangkan rekanan yang tidak punya modal dalam pengadaan bantuan kandang ternak.

Mahyeldi menyampaikan agar mengonfirmasi kepada OPD terkait.

“Maaf, silakan langsung hub opd terkait,” jawab Mahyeldi dengan singkat via WhatsApp kepada deliknews.com, Sabtu (17/1/22).

Untuk diketahui sebelumnya, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumbar, Erinaldi, telah dikonfirmasi terkait psrsoalan ini namun ia tidak merespon pertanyaan kenapa Pokja memenangkan rekanan yang tidak mampu pendanaan.

(Darlin)

Pos terkait

loading...