Langsung ke konten
Kamis, 29 Oktober 2026
Nasional

Fakta Mengejutkan! Kemenhaj Temukan Banyak Jamaah Haji Terjebak Utang Demi Berangkat ke Tanah Suci

Sumber foto: Inilah.com/Diana

JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengungkap temuan miris mengenai banyaknya jemaah haji asal Indonesia yang terjerat utang demi bisa berangkat ke Tanah Suci. Fenomena ini menjadi perhatian serius pemerintah setelah melakukan pendataan langsung di lapangan terhadap para jemaah haji tahun 2026.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, membeberkan salah satu temuan tersebut usai mengunjungi kediaman jemaah haji di Serdang Bedagai, Sumatra Utara. Jemaah bernama Nek Sania (72) yang bekerja sebagai buruh cuci, terpaksa meminjam uang ke berbagai pihak demi melunasi biaya keberangkatan.

Nek Sania sendiri merupakan seorang janda yang awalnya mendaftar haji pada 2014 menggunakan uang pemberian anak-anaknya. Namun, saat mendapat panggilan berangkat pada tahun 2026, ia harus menghadapi kekurangan biaya yang cukup besar.

“Agar bisa berangkat, Nek Sania berutang ke banyak pihak, agar bisa tetap berangkat. Akhirnya, beliau berangkat haji tahun ini, dan utangan tersebut,” kata Dahnil dalam keterangan tertulisnya, Minggu (21/6).

Dahnil menegaskan bahwa kasus yang menimpa lansia yang menumpang di rumah anaknya tersebut bukanlah kasus tunggal. Berdasarkan hasil penelusuran kementerian, ada banyak jemaah lain yang mengalami kondisi serupa. “Kami, Kemenhaj mendata kondisi jamaah-jamaah haji kami, banyak seperti Nek Sania ini,” imbuh Dahnil.

Merespons temuan ini, Kemenhaj memastikan akan memperluas proses pendataan terhadap jemaah-jemaah haji yang terlilit utang di seluruh Indonesia. Langkah cepat ini diambil menyusul adanya instruksi khusus dari Kepala Negara untuk memberikan solusi konkret bagi jemaah yang kurang mampu.

Dahnil menyatakan bahwa Presiden Prabowo telah memerintahkan jajaran Kemenhaj untuk segera turun tangan. “Atas perintah Presiden Prabowo, kami mendata jamaah-jamaah haji seperti Nek Sania ini, agar bebannya diringankan,” pungkas Dahnil.