JAKARTA — Tren mengonsumsi air lemon di pagi hari saat perut kosong yang kerap berseliweran di media sosial diklaim ampuh melunturkan lemak tubuh. Namun, spesialis gizi klinik dr. Igus Ulfa Yaze, Sp.GK., menegaskan bahwa anggapan tersebut hanyalah mitos yang berpotensi membahayakan kesehatan.
Menurut dr. Yaze, sifat asam dari buah lemon yang dikonsumsi sebelum ada makanan masuk dapat mengiritasi saluran pencernaan. Selain memicu rasa perih pada perut, kebiasaan tersebut dapat menimbulkan gangguan asam lambung, GERD, hingga mengikis lapisan enamel gigi.
“Aduh berbahaya ini mitosnya kalau misalnya minum lemon tiap pagi. Itu kan asam ya, apalagi bangun tidur belum ada makanan apa pun, tiba-tiba minum lemon,” kata dr. Yaze dalam siaran langsung TikTok detikHealth, Kamis (10/9/2026).
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah teperdaya oleh informasi menyesatkan yang menjanjikan peluruhan lemak secara cepat. Proses pencernaan manusia tidak bisa disamakan dengan proses pembersihan benda mati.
“Jadi jangan termakan sama mitos-mitos yang bisa ‘mencuci’ lemakmu dengan si lemon, karena tubuh kita itu bukan piring kotor,” tegasnya.
Lebih lanjut, dr. Yaze menjelaskan bahwa hingga saat ini tidak ada satu pun makanan atau minuman yang mampu melenyapkan lemak secara instan. Meski demikian, sejumlah asupan memang dapat berfungsi sebagai pendukung atau booster dalam program penurunan berat badan.
Beberapa asupan yang terbukti membantu proses diet antara lain makanan tinggi protein dan serat. Selain itu, konsumsi teh hijau serta kopi hitam tanpa gula (americano) juga dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh sekaligus menekan nafsu makan secara sementara.
Protein dan serat bekerja dengan cara memperlambat sistem pencernaan sehingga memberikan efek kenyang lebih lama. Sementara itu, kandungan kafein dan antioksidan pada kopi hitam serta teh hijau berperan dalam mendorong pembakaran energi harian.
“Tapi kalau misalnya habis makan atau minum tersebut tiba-tiba lemaknya hilang secara ajaib, itu tidak ada ya. Makanan dan minuman tersebut sifatnya hanya membantu program diet kamu,” pungkas dr. Yaze.
