JAKARTA — Kebiasaan pada 10 menit pertama setelah bangun tidur ternyata memegang peranan krusial terhadap kesehatan organ jantung. Para ahli kardiologi mengingatkan bahwa masa transisi tubuh dari fase istirahat ke mode aktif menuntut penanganan yang tepat agar tidak memicu stres berlebih pada sistem kardiovaskular.
Ahli kardiologi intervensi, Dr. Sanjay Bhojraj, menjelaskan bahwa jantung bekerja sangat aktif di pagi hari akibat lonjakan hormon kortisol dan tekanan darah. Kondisi ini membuat tubuh lebih sensitif terhadap tekanan fisik maupun mental yang datang secara mendadak.
“Saya menghindari minuman energi di pagi hari karena bisa meningkatkan detak jantung dan tekanan darah. Pada beberapa orang, minuman ini juga bisa memicu aritmia,” ujar Dr. Sanjay Bhojraj.
Guna menjaga fungsi jantung tetap optimal, masyarakat dianjurkan untuk tidak langsung mengonsumsi minuman berkafein tinggi atau bergula tinggi sesaat setelah bangun. Selain itu, menyempatkan diri untuk bergerak ringan seperti berjalan kaki atau melakukan peregangan sederhana sangat disarankan sebelum memulai rutinitas harian.
Pentingnya langkah pencegahan sejak dini ini juga ditegaskan oleh pakar kesehatan dari Mayo Clinic. Upaya menjaga jantung tidak selalu membutuhkan perubahan besar, melainkan konsistensi pada aktivitas fisik ringan sehari-hari.
“Tidak ada kata terlambat untuk meningkatkan kesehatan jantung. Langkah kecil seperti meluangkan waktu untuk bergerak bisa memberikan manfaat seiring waktu,” kata Dr. Stephen dari Mayo Clinic.
Di samping aktivitas fisik, pemilihan menu sarapan juga menentukan stabilitas kadar gula darah. Para ahli merekomendasikan asupan kaya nutrisi seperti sayuran, biji-bijian utuh, lemak sehat, serta protein tanpa lemak untuk menggantikan makanan tinggi gula yang berisiko merusak pola makan sehat.
Ketua Kardiologi Preventif Mayo Clinic, Dr. Francisco Lopez-Jimenez, memandang penerapan pola hidup sehat di pagi hari ini sebagai bentuk investasi jangka panjang yang mendasar bagi setiap individu.
“Pencegahan, biarpun tidak menarik, lebih baik daripada mengobati penyakit jantung,” tegas Dr. Francisco Lopez-Jimenez.
Terakhir, masyarakat diimbau untuk menunda membaca notifikasi ponsel atau berita berat selama beberapa menit pertama setelah bangun tidur. Langkah sederhana ini efektif menekan lonjakan stres akibat hormon kortisol, sehingga tubuh siap menghadapi tuntutan aktivitas harian dengan lebih tenang.
