Langsung ke konten
Senin, 26 Oktober 2026
Kesehatan

Stop Cuci Muka Pakai Es Batu! Dermatolog Ungkap Bahayanya Bagi Kulit

Foto ilustrasi (iStock/skynesher)

JAKARTA — Kebiasaan membasuh wajah dengan air dingin atau menempelkan es batu sering dianggap sebagai cara ampuh mengecilkan pori-pori. Namun, pakar kesehatan kulit menegaskan bahwa anggapan tersebut hanyalah mitos yang tidak terbukti secara medis.

Dermatologis dr. Stanley Setiawan, Sp.D.V.E., FINSDV, FAADV., menjelaskan bahwa pori-pori kulit bukanlah struktur yang dapat membuka dan menutup layaknya pintu. Efek kencang yang dirasakan dari air dingin sifatnya hanya sementara dan berisiko memicu masalah baru.

“Hati-hati, cara-cara seperti itu justru bisa merusak barrier kulit jika dilakukan terus-menerus,” ujar dr. Stanley dalam acara pengenalan teknologi terbaru La Roche-Posay di Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2026).

Menurut dokter berpengalaman 19 tahun ini, penanganan kulit berminyak dan pori-pori besar membutuhkan proses bertahap. Ia merekomendasikan pemakain skincare dengan kandungan eksfoliasi yang terukur dan tidak menimbulkan iritasi.

“Harus terkontrol, jangan over,” kata dr. Stanley menegaskan pentingnya konsistensi dalam perawatan harian.

Untuk mengatasi keluhan kulit berminyak yang dialami sekitar 64 persen masyarakat Indonesia, inovasi perawatan kulit terus berkembang. Salah satunya meluncurkan teknologi Supramolecular yang membantu bahan aktif meresap lebih dalam untuk meregulasi produksi minyak dari sumbernya.

Teknologi tersebut mengombinasikan Salicylic Acid dan Niacinamide untuk mengeksfoliasi kulit, membersihkan pori tersumbat, serta mengontrol minyak berlebih tanpa membuat kulit menjadi kering.

Perwakilan La Roche-Posay mengungkapkan bahwa inovasi ini diterapkan dalam seri Effaclar Supramolecular, termasuk varian Correcteur Sebum & Pores. Produk pelembap harian ini dirancang untuk menjaga tampilan wajah tetap matte hingga 48 jam sekaligus memberikan efek blurring di tengah cuaca tropis.