Langsung ke konten
Sabtu, 7 November 2026
Regional

Banjir Terjang Kota Padang, 672 Warga Terpaksa Mengungsi dan Akses Jalan Terputus!

Banjir bandang menerjang kawasan Lumin Park di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (10/10/2026).(ANTARA FOTO/Fitra Yogi via CNN Indonesia)

JAKARTA — Bencana banjir menerjang Kota Padang, Sumatera Barat, sejak Sabtu (10/10/2026). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan setidaknya 672 warga dari tiga kecamatan terpaksa mengungsi akibat genangan air yang belum juga surut hingga Minggu (11/10/2026) dini hari.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengonfirmasi bahwa area terdampak mencakup tiga kecamatan dan enam kelurahan. Lokasi tersebut meliputi Kecamatan Kuranji, Koto Tangah, dan Nanggalo.

“Tiga kecamatan terdampak meliputi Kuranji, Koto Tangah, dan Nanggalo. Adapun enam kelurahan yang dilaporkan terdampak ialah Kuranji, Koto Panjang Ikua Koto, Batipuh Panjang, Lubuk Minturun, Tabiang Banda Gadang, dan Gurun Laweh,” ujar Berton dalam keterangannya pada Minggu.

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Provinsi Sumatera Barat hingga pukul 03.34 WIB, sebanyak 225 kepala keluarga atau sekitar 498 jiwa terdampak langsung oleh luapan air. Sementara itu, 672 pengungsi terpusat di wilayah Kelurahan Kuranji dan tersebar di tiga titik pengungsian utama.

Lokasi pengungsian tersebut mencakup area Lapau Munggu dan rumah warga sebanyak 367 jiwa, Mushalla Ar Ridwan Kampung Tangah sebanyak 250 jiwa, serta Warung Jembatan Guo sebanyak 55 jiwa. Tim gabungan masih mengalokasikan personel untuk pemutakhiran data di lapangan.

“Data warga terdampak dan pengungsi tersebut masih dalam proses pendataan dan pemutakhiran,” kata Berton menambahkan.

Dampak fisik akibat musibah ini mencatat satu unit rumah mengalami rusak berat, empat unit rumah rusak sedang, dan sekitar 120 unit rumah terendam banjir. Akses jalan di kawasan Kuranji, khususnya di sekitar PDAM daerah Guo, terputus total sehingga menyulitkan mobilisasi petugas.

Tim SAR gabungan bersama BPBD Kota Padang telah mengevakuasi sebanyak 238 jiwa ke lokasi aman serta menyalurkan bantuan logistik dasar. Tantangan terbesar dalam operasi penanganan ini adalah luasnya cakupan area terdampak dan banyaknya akses jalan yang tergenang air.

BPBD bersama instansi terkait terus menggenjot penanganan darurat, kaji cepat, serta pemulihan jalur agar bantuan dapat terdistribusi secara merata.