Langsung ke konten
Jumat, 6 November 2026
Nasional

Prabowo Terima Surat Kepercayaan Dubes Sahabat, Uni Eropa hingga Jepang Ungkap Alasan Lirik Indonesia

Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima penyerahan surat kepercayaan dari sejumlah duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara sahabat di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/11/2026). Para dubes menegaskan komitmen kuat untuk memperluas kerja sama bilateral mulai dari sektor perdagangan, investasi, pendidikan, hingga kebudayaan.

Duta Besar LBBP Designate Resident Uni Eropa untuk Republik Indonesia, Hervé Delphini, menilai hubungan kedua pihak tengah berada pada momentum penting. Menurutnya, rencana penandatanganan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) akan membuka babak baru kemitraan strategis.

“Hubungan yang kuat antara Uni Eropa dan Indonesia tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat dan dunia bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi bagi dunia,” ujar Delphini di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Optimisme serupa disampaikan Duta Besar Austria, Alexander Rieger. Ia berharap implementasi IEU-CEPA menjadi momentum memperluas hubungan ekonomi sekaligus mempererat kerja sama kebudayaan serta hubungan antarmasyarakat kedua negara.

Dari kawasan Eropa lainnya, Duta Besar Swiss Konstantin Obolensky menyoroti eratnya hubungan bilateral selama 75 tahun. Swiss berkomitmen terus bekerja sama dalam perdagangan, investasi, pembangunan ekonomi, serta upaya memperkuat ketahanan nasional Indonesia.

Sementara itu, Duta Besar Jepang Ueno Atsushi menegaskan komitmen memperkuat kemitraan strategis komprehensif yang telah terjalin sejak 1958. Dari kawasan regional, Duta Besar Malaysia Dato’ Muzafar Shah Mustafa menekankan pentingnya merawat kedekatan geografis, sejarah, dan sosial budaya.

“Selama masa jabatan saya, saya ingin melanjutkan fondasi hubungan baik yang telah dibangun para pemimpin kita,” ucap Muzafar. Melalui momentum ini, Indonesia kian memantapkan posisi strategisnya sebagai mitra utama di kancah internasional.