Kamis, 19 Juli 2018 - 07:56 WIB

Kapolres Lhokseumawe Janjikan Reward Pada Petugas Yang Berhasil Ungkap Pelaku Jambret

Lhokseumawe – Aksi sadis kawanan penjambret terhadap dua wanita dan seorang bocah yang terjadi Selasa (17/07/2018) malam   di  jalur Medan-Banda Aceh, depan Taman Makam Pahlawan, Kota Lhokseumawe, menjadi atensi pihak Kepolisian.  Bahkan Kapolres  berjanji memberikan reward atau hadiah bagi petugas yang berhasil melacak dan menangkap pelaku tersebut.

“Saya sudah perintahkan personil kepolisian untuk memburu pelaku, kita sediakan hadiah  bagi personil yang berhasil menangkap kelompok jambret itu,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan dalam siaran pers yang diterima media ini Rabu (18/07/2018) malam.

Selain itu, tim Buser juga dikerahkan untuk mengejar pelaku yang diduga lebih dari satu  orang dan telah mengerahkan anggota  untuk menjenguk korban bersama ibunya yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS Kesrem Lhokseumawe.

Berdasarkan laporan dari anggota Polsek Muara Satu, tambah Kapolres, tempat kejadian perkara di jalan  Medan-Banda Aceh tepatnya di depan Taman Makam Pahlawan, Gampong Blang Panyang merupakan titik rawan begal, penjambretan dan aksi kriminal lainnya, ditambah lagi dikawasan tersebut tidak ada penerangan lampu jalan.

“Kepada masyarakat pengguna jalan, terutama kaum ibu dan anak agar waspada bila melintas di di kawasan itu terutama saat malam hari,” imbau Kapolres.

Berdasarkan  laporan, sesaat sebelum kejadian  korban Sumiati , 44 tahun  warga Desa Tumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe mengenderai sepeda motor membonceng Salbiah, 58 tahun dan anaknya Ratu Kanza, 5 tahun beranjak dari Pasar Batuphat, Kecamatan Muara Satu hendak pulang ke rumah, sesampai di lokasi kejadian dipepet oleh dua pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor.

Salah satu pelaku berusaha menarik dengan keras  tas korban, namun tali tas tersangkut kaki Ratu Kanza yang kebetulan duduk di depan kemudi. Saat itu pula, sepeda motor hilang kendali dan jatuh seketika di banda jalan.  Para pelaku langsung kabur setelah melihat kejadian itu, sedangkan korban langsung dilarikan ke RS Kesrem oleh pengguna jalan lainnya.

Ketiga korban  mengalami luka lecet di sekujur tubuh, termasuk  bocah 5 tahun saat ini masih harus mendapat perawatan intensif di RS milik TNI tersebut. (*)

 

 

Artikel ini telah dibaca 305 kali

loading...
Baca Lainnya

Pembekalan Personil BK Lanal Maumere Dalam Penanganan Pasien Covid-19

Maumere – mewabahnya covid-19 di Indonesia menjadikan lebih waspada bagi personil TNI AL di Lanal...

7 Juni 2020, 01:34 WIB

Galus Ditetapkan Sebagi Zona Merah, Terkesan Tidak ada Kajian

Gayo Lues-Keluarnya surat edaran Plt. Gubernur Aceh terhadap penetapan Gayo Lues sebagai  Zona Merah terkesan...

6 Juni 2020, 23:44 WIB

Koramil Kasongan Dampingi Pendistribusian BLT Dana Desa Telangkah

Katingan – Babinsa Koramil 1015-03/Ksg bersama Bhabinkamtibmas Polsek Katingan Hilir mengawal pembagian Bantuan Langsung Tunai...

6 Juni 2020, 21:13 WIB

Penetapan Gayo Lues Sebagai Zona Merah Perlu Ditinjau Ulang Kembali

Gayo Lues-Penetapan Kabupaten Gayo Lues sebagai zona merah Covid-19 dirasa perlu ditinjau ulang kembali. Pasalnya,...

6 Juni 2020, 15:22 WIB

Hampir Sudah Sebulan Lelaki ini Berbagi Nasi Gratis di Jalanan

Denpasar – Hampir sudah sebulan I Gede Narsana, karyawan Villa Riviera Canggu membagikan nasi bungkus...

I Gede Narsana, karyawan Villa Riviera Canggu membagikan nasi bungkus saat pandemi Covid-19 di jalanan Kota Denpasar. (Foto: deliknews.com)

6 Juni 2020, 12:05 WIB

Tim Gugus Tugas Jemaat BKPN Telukdalam Salurkan 200 Paket Beras

Nias Selatan, Deliknews.com – Tim Gugus Tugas Jemaat BKPN Telukdalam Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera...

5 Juni 2020, 23:02 WIB

loading...