Sabtu, 16 Maret 2019 - 17:22 WIB

Romahurmuziy (Ist)

Romahurmuziy (Ist)

Bahaya, Kasus Romi Bisa Merambat ke Jokowi

Jakarta – Kasus ditangakapnya Ketua Umum PPP Romahurmuziy ditenggarai bisa merambat ke Presiden Joko Widodo, ini karena Romi memiliki kedekatan dengan orang nomor 1, kemudian dalam kasus jual beli jabatan ini juga diduga melibatkan eksekutif.

Lantaran, Romi tidak memiliki wewenang dalam menetapkan seseorang untuk menjabat posisi di Pemerintahan, sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami perkara dugaan jual beli jabatan di Kementerian Agama.

“KPK masih berupaya memperkaya semua informasi yang berhubungan dengan kasus ini,” kata Wakil Ketua KPK Muhammad Laode M. Syarief dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, Sabtu (16/3).

Kendati demikian, Laode menggarisbawahi bahwa Romi tidak mempunyai kewenangan apapun untuk mengatur jabatan-jabatan tertentu di Kemenag. Ia meyakini ada peran pihak lain yang membantu Romi dalam kasus ini.

“Oleh karena itu tidak mungkin dikerjakan sendiri,” ujarnya.

Pada Jumat (15/3) malam, KPK sudah menyegel dua ruangan di Kemenag. Kedua ruangan itu milik Menteri Agama Lukman Hakim dan Sekjen Kemenag M. Nur Kholis Setiawan.

Dalam kesempatan yang sama, Laode juga menyebut bahwa penyidik akan mendalami kemungkinan aliran dana suap dari Romi ke partainya. Hal ini mengingat Romi adalah Ketua Umum PPP.

“Kami belum menemukan bukti tentang itu, tapi mungkin salah satu yang akan didalami dalam proses penyidikan selanjutnya,” tutur Laode.

Terpisah, Calon Presiden nomor urut 01 Jokowi menegaskan penetapan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Rommy sebagai tersangka oleh KPK tidak mempengaruhi elektabilitas pasangan Jokowi-Ma’ruf.

“Saya kira konsolidasi kita dengan partai-partai nggak ada masalah, juga tidak memengaruhi elektabilitas,” kata Jokowi di Hotel Cambridge Medan, Sabtu (16/3).

Jokowi mengatakan timnya tetap solid dan semuanya tetap bekerja. ” Pekerjaan-pekerjaan politik tetap dilakukan,” katanya didampingi Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Pasangan Jokowi-Ma’ruf, Moeldoko.

Jokowi mengaku Rommy adalah temannya dan sudah lama ikut dalam Koalisi Indonesia Kerja.

“Kita sangat sedih dan prihatin,” katanya.

Tetapi, lanjutnya, ia tetap menghormati keputusan yang telah ditetapkan oleh KPK dan akan meghormati seluruh proses hukum yang ada.

Artikel ini telah dibaca 6815 kali

loading...
Baca Lainnya

Dandim 0113 Gayo Lues Tegaskan Keluarga Besar Kodim Bijaklah Gunakan Medsos

Gayo Lues, Komandan Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Sugiharto, SE, menegaskan agar seluruh keluarga besar...

22 Oktober 2019, 10:53 WIB

DLH Nisel Bangun Taman Furai Di TPI

Nias Selatan, Deliknews – Pemerintah Kabupaten Nias Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nias Selatan,...

21 Oktober 2019, 17:28 WIB

Sertijab Camat Tigo Nagari, Asisten : Pantaskan Diri, Jadilah Luar Biasa

Pasaman, – Bupati Pasaman diwakili oleh Asisten III Djoko Rifanto memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab)...

Asisten III Djoko Rifanto

21 Oktober 2019, 14:30 WIB

Pernyataan Bank Nagari dengan Bakeuda Pasaman Bertolak Belakang

Pasaman, – Pernyataan Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping dengan Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Pemkab Pasaman...

Kabid Perbendaharaan pada Bakeuda Pemkab Pasaman Erwanto saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Senin (21/10).

21 Oktober 2019, 13:45 WIB

Irwan Prayitno : Selamat Atas Pelantikan Jokowi dan Ma’ruf

Sumbar, – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno turut mengucapkan selamat atas pelantikan Ir. H. Joko...

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno

20 Oktober 2019, 15:35 WIB

Pasangan HD-Firman Mendaftar Di DPC Partai Gerindra Nisel

Nias Selatan, Deliknews – Pasangan Balon Bupati juga sebagai Incumbent Bupati Nisel Dr.Hilarius Duha, SH.,...

19 Oktober 2019, 19:43 WIB

loading...