Kamis, 25 April 2019 - 21:16 WIB

Dr Somvir Lolos Ke DPRD Bali : Kecewa Boleh, Asal…

Buleleng – Beredar kabar adanya dugaan politik uang dilakukan Dr. Sumvir sebagai calon legeslatif DPRD Bali dari partai NasDem ditanggapi pihaknya dengan santai. Meski telah dilaporkan sejumlah warga ke Bawaslu Buleleng, Dr. Somvir terlihat tidak ambil pusing.

Guru spiritual dari India yang sudah bersetatus warga negara indonesia (WNI) ini tidak mempermasalahkan ada warga simpatisan melaporkan atas dugaan politik uang.

“Bagi saya sudah ada Bawaslu dan aparat lainnya, jadi silahkan laporkan, yang menentukan salah dan tidak sudah ada berwenang. Tapi saya minta, jangan lakukan tindakan mengadili sendiri,” ucapnya, Kamis (25/4)

Menurutnya, politik uang dituduhkan kepadanya sengaja dimainkan pihak tertentu untuk menghambat dirinya duduk di kursi dewan. Diakui perolehan suara pemilu kemarin, pihaknya diperkirakan mendulang suara paling banyak di partai NasDem.

Sebagai perwakilan satu-satunya yang lolos, dikatakan tentu ada upaya pihak lain untuk memainkan strategi penjegalan dan itu dianggap wajar.

“Kecewa boleh, tapi jangan sampai cemburu. Itu biasa, pasti ada yang kurang puas. Namanya politik, pasti ada kepentingan berbeda-beda,” jelasnya.

Terkait banyaknya suara pemilih berlabuh ke tokoh akrab disapa Guru Ji ini, diakui pihaknya murni merupakan suara dibina sejak pencalegan dirinya melalui PDI- Perjuangan tahun 2014.

Nasib di tahun 2019, ketika hijrah ke partai Nasdem membawa dia berkesempatan duduk di kursi dewan dianggapnya adalah amanah.

“Saya sudah punya massa dari dulu, bukan tiba-tiba. Dulu mencalonkan diri dengan suara banyak tau-tau malamnya hilang saat dihitung entah kemana larinya. Tahun 2014 saya ikhlas gagal, mungkin di 2019 ini saya diberikan kesempatan, 80 desa suara saya ada “ ujar Somvir.

Kendati menjadi permasalahan di internal partai, sebagai kader partai Nasdem dirinya berhak membesarkan dan membawa misi partai. Meski sebagai kader baru yang hijrah dari partai PDIP dan langsung menunjukkan kualitasnya, diyakini pihak DPP sangat mempertimbangkan. Dia tidak mempermasalahkan jika induk partai NasDem bakal meminta dirinya klarifikasi terkait isu dugaan politik uang yang dituduhkan.

Artikel ini telah dibaca 6514 kali

loading...
Baca Lainnya

Terima Mandat Ketua Umum, Pengacara Wayan “Tang” Adimawan Nahkodai HAPI Bali

Denpasar – Pengacara millennial Bali, I Wayan Adimawan, SH., MH., mendapat mandat dari Ketua Umum...

I Wayan Adimawan, SH., MH.

15 September 2020, 17:41 WIB

Tolak Bali Jadi Surga yang Hilang, BIN Kawal Wujudkan Wisata Aman Berdasarkan Protokol Kesehatan

Bali merupakan salah satu daerah yang mengalami dampak ekonomi paling parah di Indonesia akibat Pandemi...

10 September 2020, 13:16 WIB

Wujud Edukasi Prokes, Forkom Antar Media Bali Bangkit Bagikan 5000 Masker

Forum Komunikasi (Forkom) Antar Media Bali Bangkit bagikan 5000 masker di Bali secara gratis. Pembagian...

9 September 2020, 13:39 WIB

Babak Baru, Sidang Lanjutan Almarhum Frans BS dengan I Made Sumantra

Denpasar – Babak baru sidang lanjutan sengketa lahan antara almarhum Frans Bambang Siswanto (Frans BS)...

I Made Sumantra (kanan) didampingi kuasa hukumnya, I Wayan

8 September 2020, 18:32 WIB

Usung Misi Mengajegkan Tanah Bali dan Adat Istiadat Nusantara, Keris Bali Diresmikan

Klungkung – Hadir dengan membawa semangat mengajegkan tanah Bali, Yayasan Kesatria Keris Bali (Keris Bali)...

Peresmian Yayasan Kesatria Keris Bali.

6 September 2020, 17:54 WIB

Diputus MA Dipasang Plang, BPD Bali Diduga Serobot Lahan Warga

Denpasar – Mengantongi putusan Mahkamah Agung (MA) No.2234K/DPT/2017 pihak Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali mengklaim...

Plang BPD Bali di atas tanah yang ada  di Jalan Gadung, Denpasar Timur.

6 September 2020, 16:35 WIB

loading...