NTT  

Rakor BPS Pendataan Regsosek Tahap Awal 2022 Kabupaten Malaka

Malaka, NTT, deliknews – Pemerintah Kabupaten Malaka bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Belu – Malaka melakukan Rapat Koordinasi Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), guna mewujudkan Satu Data Nasional sebagai langkah dalam Reformasi Perlindungan Sosial.

Rapat Koordinasi dengan tema “Mencatat Untuk Membangun Negeri Satu Data Program Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat” ini bertujuan agar pelaksanaan pendataan awal Regsosek dapat berjalan dengan baik dan memiliki kesiapan yang matang melalui koordinasi, konsolidasi dan kolaborasi dari semua pihak yang terkait.

Kegiatan regsosek, diawali dengan tahapan koordinasi dan persiapan yang dimulai pada bulan Juli – Agustus, Pelatihan instruktur dan petugas pada bulan Oktober – November. Sementara pendataan lapangan baru dimulai pada tanggal 15 Oktober sampai dengan 14 November 2022.

Acara Rakor Pendataan Awal Regsosek Tahun 2022 Tingkat Kabupaten Malaka dibuka oleh Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH. MH melalui Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Malaka, Albertus Bria, di Ballroom lantai III Hotel Nusantara II Betun, Rabu (21/9/2022).

Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Malaka, Albertus Bria menyebutkan, validasi data ini akan dipergunakan Pemerintah Kabupaten Malaka dalam percepatan penanggulangan kemiskinan, data kependudukan, ketenagakerjaan, pendidikan, pertanian, dan lain-lain.

Melihat pentingnya data yang akan dihasilkan, meminta kepada seluruh stakeholder untuk mengawal pelaksanaan Pendataan Awal Regsosek 2022, agar data yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kondisi dilapangan.

“saya mengharapkan agar BPS tetap menjalin koordinasi, khususnya dengan Pemerintah Kabupaten Malaka, sehingga pelaksanaan Pendataan Regsosek 2022 dapat berjalan sukses dan menghasilkan data yang akurat,” kata AS I.

Sementara itu Kepala BPS Kabupaten Belu – Malaka, Yustinus Siga, A.St menyebutkan, prasyarat utama dalam reformasi sistem perlindungan sosial adalah transformasi data menuju registrasi sosial ekonomi seluruh penduduk. Mekanisme pelaksanaan program perlindungan sosial diharapkan memenuhi prinsip tepat sasaran, tepat waktu, mudah, akuntabel dan responsif terhadap kondisi bencana.

“Pendataan awal Regsosek ini bertujuan untuk menyediakan sistem dan basis data seluruh penduduk yang terdiri dari atas profil, kondisi sosial, ekonomi dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga tingkat desa atau,” jelas Yustinus Siga. (Dami Atok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.