NTT  

Calon Petugas Regsosek Mengikuti Pelatihan Pendataan Statistik

Malaka, NTT, deliknews – Badan Pusat Statistik (BPS) Belu-Malaka mulai memberikan pelatihan calon petugas pendataan awal registrasi sosial ekonomi( Regsosek) 2022 di Hotel Nusantara II (Nusa II) dan Hotel Ramayana dalam 3 hari.

Kegiatan pelatihan untuk calon petugas Regsosek, gelombang pertama dari 3 kecamatan yakni Kecamatan Malaka tengah, Kobalima dan kecamatan Wewiku.

Dalam kegiatan tersebut dibagi atas 3 kelas, yaitu 1 kelas di Hotel Nusa II dan 2 kelas di Hotel Ramayana, masing-masing kelas terdapat 27 orang peserta.

Kepala Badan Pusat Statistik Belu- Malaka,Yustinus Siga, A.St melalui panitia pelatihan Regsosek, Edy Hidayat Bahi, S. Kom menyatakan pelatihan kepada petugas itu, agar saat pendataan atau pengbilan data kependudukan melalui satu konsep yang sama dari para petugas lapangan. Kata Edy Hidayat Bahi, S. Kom, Selasa(27/9/2022) di Hotel Nusa II Betun.

” pelatihan ini sebagai pedoman yang dikonsepkan dari BPS pusat sampai tingkat Kabupaten. Oleh karena itu, petugas lapangan diberikan pelatihan untuk melakukan pendataan ditingkat masyarakat itu harus melalui satu konsep.

Dan pendataan yang diambil oleh petugas lapangan mulai dari tingkat RT. Sebab ketua RT itu dia yang lebih tau dengan keberadaan penduduk dalam wilayah,” ujar Hidayat.

Pendataan yang dilakukan dari BPS itu, mulai dari anak SD, SMP, SMA yang dimana orang tuanya berada diluar daerah dan bekerja di wilayah Indonesia semisalkan di kalimantan atau Irian, lalu Anaknya dititipkan ke Neneknya. Dalam pendataannya Anak itu masuk ke keluarga Nenek. Ungkapnya.

“Walaupun dalam data masuk ke KK nenek, tetapi tidak usah takut atau kuwatir, karena pendataan dari BPS terus dilakukan setiap tahun. Jadi, masyarakat tidak usah takut atau merasah kuwatir bila nama Anak yang ditipkan orang tua ke neneknya itu, nama Anak masuk ke KK nenek. Sebab, orang tua dari Anak tersebut sudah pulang kembali ke daerahnya, nama Anak dimasuk kembali ke KK orang tuanya, ” tandasnya.

Untuk pendataan ini terus dilakukan setiap tahun oleh BPS, sehingga bila melakukan pendataan ulang dan nama anak sudah di KK nenek itu, bisa datanya masuk kembali ke orang tuanya, karena orang tua dari Anak yang ditipkan ke neneknya sudah kembali dari perantauan atau pulang kerja.pungkasnya(Dami Atok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *