Malaka, NTT, deliknews – Persiapan pembukaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), dari Kodim 1605 Belu, di wilayah Koramil 1605 / 04 Betun, Senin, 10 Oktober 2022, sebagai wujud dari kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam operasi bhakti yang dilaksanakan bersama seluruh komponen termasuk pemerintah Daerah, juga Polri dan semua stakeholder yang ada di daerah Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur.
Dari persiapan acara pembukaan TMMD tersebut dengan membangun tenda dan memasang Balliho di lokasi kegiatan. Selanjutnya, dari para Anggota melakukan geladi kotor dan geladi bersih untuk kegiatan TMMD dilapangan Umum Betun.
Pasi Ter Kodim 1605 Belu, Kapten Inf. Alexander Bessie, mengatakan
kegiatan hari ini untuk persiapan pelaksanaan pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) besok, Selasa (11/10/2022), kata Pasi Ter Kodim, Alexander Bessie, dilapangan Betun, Senin(10/10/2022)
Kegiatan TMMD adalah strategi pemberdayaan masyarakat harus tercermin dan dikomunikasikan kepada masyarakat sehingga masyarakat ikut serta dalam melaksanakan pembangunan.
Tujuan dan sasarannya harus dipahami dan manfaatnya itu yang dimana pemerataan pembangunan
Infrastruktur yang belum dirasakan atau tersentuh oleh masyarakat desa terpencil, maka TMMD hadir untuk membantu Masyarakat.
Pekerjaan yang kelihatannya berat bisa menjadi ringan karena dilaksanakan secara bersama-sama atau gotong royong. Demikian juga dengan hasil yang dipetik juga sangat berkualitas.
Maka dapat memperkuat kegiatan TMMD ini, Kaloborasi dari pihak Polri, BUMN dan Pemerintah Daerah. Ungkapnya.
“Kalobarasi Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), dengan semua elemen atau Instansi terkait yang ada. Jadi harus dipahami manfaatnya adalah dirasakan oleh masyarakat dengan pemerataan pembangunan Fisik maupun Non Fisik. Pembangunan Non fisik itu, seperti kegiatan penyuluhan- penyuluhan sesuai masing- masing bidang, semisalnya pertanian atau kesehatan,” ujarnya.
Kegiatan TMMD dalam 30 hari, mulai dari tanggal 11 Oktober 2022, sampai dengan 9 November 2022. Dalam kegiatan tersebut memang baru dibuka pada 11 Oktober besok, tetapi kegiatan sudah dilaksanakan dengan namanya prakerja.
Dengan demikian kegiatan sudah dilaksanakanannya yakni, Rehap embung, di desa timiuanu Kecamatan Laenmane dan Jamban atau sanitasi 95 unit. Desa umutnana Kecamatan Sasitamean. Kemudian, buka jalan baru 1, 6 Km. Babotimaemini penghubung desa babotin leobele dengan Babotin Maemina Kecamatan Botinleobele.
Kegiatan TMMD tersebut, berlaku untuk seluruh masyarakat yang ada di wilaya Kabupaten Malaka dengan sistim paten UP. Paten UP artinya dari pemerintah daereh mempertimbangkan dengan wilayah tersebut masih membutuhkan pembangunan. Dan itu dari kepala desa membuat permintaan bahwa Wilayah desa itu menginginkan untuk TMMD masuk kewilayah desa, karena dari keinginan TNI dalam pembangunan itu untuk kepentingan umum. Tutupnya.(Dami Atok)
