Malaka, NTT, deliknews- Menakar Program Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH. MH dan Wakil Bupati Malaka, Louise Luky Taolin, S. Sos, dengan waktu begitu singkat semenjak 26 April 2021, hingga Desember 2022 ke tahun 2023 itu sudah kembali berbicara untuk pemilahan serentak 2024.
Dalam pembicaraan singkat itu, Alo Bria Nahak, berpendapat bahwa Bupati dan Wakil Bupati Malaka sebenarnya memiliki waktu yang cukup singkat dalam melaksanakan tugasnya, juga melakukan program-program Kampanye SN-KT.
Menajer Hotel Nusa Dua Betun, Alosius Bria Nahak, berpendapat terhadap Program Bupati dan Wakil Bupati Malaka, walaupun baru 21 bulan Memimpin Kabupaten Malaka, tetapi sudah banyak dilaksanakannya sesuai Janji Kampanye SNKT. Kata Alo Bria Nahak di Hotel Nusa Dua Betun, Selasa(3/1/2023)
Menurut pendapatnya, SNKT bisa saja lanjut Dua periode, agar progaram-program tersebut bisa lebih di kuatkan lagi untuk demi kesejahteraan seluruh Warga Malaka. Tuturnya.
Komentar dan pendapat Ia, terhadap Bupati dan Wakil Bupati Malaka, bukan tidak ada alasannya; lantaran, terhitung mulai dari pelantikan pada 26 April 2021, hingga Desember 2022 sudah banyak program kampanye yang di realisasikan dengan kerja nyata walaupun baru 21 Bulan dilantik.
Lebih lanjut, Interfensi program kampanye SAKTI diantaranya, Kartu Malaka Cerdas(KMC), Kartu Malaka Sehat(KMS), Lampu Jalan,Traffick Light ( Lampu Merah ) pembangunan kantor Bupati Malaka dan atau Pusat pemerintahan (Puspem) Kabupaten Malaka sementara dilakukannya, walaupun belum selesai.
“Dan Selain KMC, KMS, Traffick Light(Lampu Merah) dan sebagainya, adapula swasembada pangan telah dilaunching Beras Nona Malaka, memberikan pupuk secara gratis untuk kelompok tani dimalaka.
Kemudian,Perhatian terhadap, Pemerintahan yang bersih bebas dari korupsi, sejak di lantik SNKT Mengambil langkah bersih – bersih Korupsi, bagi mereka yang Menggunakan anggaran negara mulai dari Kepala desa di 12 Kecamatan, sampai OPD – OPD di lingkup pemerintah Kabupaten Malaka.
“Selain itu, ada pula penyelesaian pekerjaan gedung kantor DPRD Kabupaten Malaka, juga rumah jabatan Bupati dan rumah jabatan Wakil Bupati Malaka.
Oleh Karena itu rakyat menilai bahwa mungkin Bupati Simon dan Wakil Kim Taolin, bisa maju untuk Dua periode, karena sudah menunjukan keseriusan membangun berbagai hal untuk kesejahteraan masyarakat Malaka, dengan realisasi dari program yang telah di interfensi oleh Bupati dan Wakil Bupati Malaka tersebut,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Viktoria Hoar menakar kepemimpinan Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH. MH dan Wakil Bupati Malaka, Louise Luky Taolin, S. Sos, yang baru memimpin Malaka dengan 1 tahun 7 bulan, tetapi menunjukan bukti-bukti janji kampenya paket Sakti dengan Tagline SK-KT.
” Kepemimpinan SNKT bisa diukur dengan waktu masa kerjanya mulai dari pelantikan pada 26 April 2021 lalu, baru 1 tahun 7 bulan, namun sudah banyak program dilakukannya. Contonya, KMC, KMS, Lampu penerangan Jalan Umum(JPU) Traffick light (Lampu Merah) penyelesaian Kantor DPRD Kabupaten Malaka dan rumah jabatan Bupati Malaka dan Wakil Bupati Malaka, ”
“Menakar pemimpin itu berpa banyak dibuat terhadap janji-janji kampanyenya kepada masyarakat saat helatan politik. Lalu, jadi pemimpin bukan saja tinggalkan kenangan, akan tetapi juga tinggalkan Nama. Jadi kalau bisa, diharapkan Peket SAKTI dengan Tagline SNKT, tetap Solit dan menuju kemabali 2 Periode, “tutupnya. (Dami Atok)
