Langsung ke konten
Kamis, 29 Oktober 2026
NTT

Setahun Malaka “Banjir” Bantuan Pemerintah Pusat, Ini Yang Dilakukan Bupati Simon dan Pimpinan OPD di Jakarta

Malaka, NTT, deliknews- Dalam setahun Kabupaten Malaka banjir (red, selalu terima) bantuan pemerintah pusat yang berasal dari sejumlah kementerian di Jakarta. Ini yang dilakukan Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H.,M.H dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di Jakarta ketika mendatangi sejumlah kantor kementerian.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Malaka, Gregorius Fatin, S.H ketika dihubungi via telpon selulernya, Minggu (29/1/2023) membenarkan keberangkatan dan kegiatan Bupati Malaka di Jakarta bersama sejumlah pimpinan OPD, di antaranya drh. Rofinus Seran Bria (Kadis Ketahanan Pangan), Folgentius Bere Fahik, S.Pd.,M.A.P (Kadis Sosial), Yohanes Nahak, ST (Kadis PU dan Penataan Ruang), Yohanes Klau, S.Ip.,M.M (Plt Kadis Kominfo) dan Yohanes Seran, S.H (Kabag Hukum) dalam beberapa hari terakhir, pekan lalu.

Dikatakan, keberadaan Bupati dan para pimpinan OPD di Jakarta terkait tindak lanjut beberapa program nasional dan daerah yang sudah dilaksanakan dalam kurun waktu satu tahun lebih. Selain itu, Bupati Simon mendapat penghormatan karena diundang secara khusus dalam acara Podvast Nusa Raya Kompas TV.

“Bupati Simon, satu-satu kepala daerah di NTT yang diundang dalam acara tersebut,” ujar Gregorius sambil menambahkan Bupati Malaka dan para pimpinan OPD berkunjung ke sejumlah kementerian di antaranya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Di KKP, Bupati Simon menyinggung potensi wilayah yang bisa diolah untuk kesejahteraan masyarakat.

Bupati Simon ketika dihubungi wartawan via aplikasi whatsApp dari nomor ponselnya, Minggu (29/1/23) pagi membenarkan kegiatan bersama sejumlah pimpinan OPD di Jakarta. Kunjungan ke sejumlah kementerian dilakukan sebagai tindak lanjut atas program nasional dan daerah yang sudah dilaksanakan di Malaka selama ini.

Sementara itu dalam acara Podvast Nusa Raya, Bupati Simon mengatakan Malaka sebagai daerah perbatasan terus dibangun hingga saat ini. Selama satu tahun lebih, pemerintah dan masyarakat Malaka membangun dengan anggaran yang terbatas pasca pandemi Covid-19 dan bencana Seroja.

Akan tetapi, lanjut Bupati Simon hampir semua kegiatan prioritas dalam Program SAKTI dilaksanakan dalam tempo singkat. Gebrakan pembangunan di Malaka dapat berjalan, karena dukungan sebagian besar anggaran yang berasal dari pemerintah pusat.(Dami Atok)