Malaka, NTT, deliknews- Saat awal mensosialisaikan diri calon Bupati malaka, pada tahun 2018 silam, Bupati Semon menjanjikan dirinya akan kembali bila terpilih sebagai Bupati Malaka.
Tidak mengingkari perjanjian pembangunan embang dan irigasi antara Bupati Simon dengan Warga desa Naas terkait kesulitan air yang mengalir ke lahan pemgolahan pertanian sawah. Maka Bupati Malaka turun kelokasi, langsung mengecek pembangunan Embang dan saluran irigasi yang sudah selesai dikerjakan pada Januari, 2023.
Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH. MH mengatakan sesuai dengan penjanjian waktu mensosialisasi diri untuk maju sebagai calon Bupati Malaka, bahwa bila terpilh akan kembali untuk membangunkan Embang dan saluran irigasi tresier. Jelas Bupati Malaka, dinaas, Rabu(8/2/2023)
Menurut Bupati Malaka, telah melihat dari usulan yang di keluhan oleh masyarakat terhadap kesulitan air yang mengalir kelahan pertanian sawah pada saat itu, hanya karena terdampak saja dari normalisasi saluran air dari sumber mata air Weliman melalui saluran We Inan. Tandas Bupati Simon.
“Dengan adanya normalisasi saluran air yang mengalir dari sumber mata air Weliman itu, maka warga mengalami kesulitan air yang mengalir ke lahan sawah tersebut. Oleh sebab itu, maka saya janjikan untuk membangun embang dan saluran irigasi tresier, agar warga tidak lagi mengalami kesulitan air untuk mengolah lahan sawah. Karena, penyaluran air kesawah sadah secara lancar melalui saluran tresier,” ujar Bupati Malaka.
Lanjut Bupati Malaka. Walaupun sejak tahun 2019 saat sosialisasi SN Calon Bupati Malaka, dan belum mendapatkan nomor Urut, tetapi telah menjanjikan untuk kerjakan empang dan saluran tresier untuk memperlancar air ke sawah para petani, juga masyarakat jangan mengalami kesulitan air saat pengolahan lahan sawah.
“Apa yang saya janjikan, tentunya ditepati bukan mengingkari janjinya itu. Maka, saya datang untuk bekerja. Bukan untuk mendapat keuntungan dari masyarakat. Oleh karena itu, hari ini saya turun ke lokasi untuk mengecek langsung pekerjaan yang sudah bangun tersebut”
“Awal sosialisasi Cabup SN di dampingi Ketua PSI Martinus Fatin, sebagai Partai Pengusung pertama turun langsung ke titik bangunan empang tersebut untuk memastikan ketika terpilih akan dibangun empang dan saluran irigasi tresier, “ucap Bapati.
Secara terpisah, Ketua DPC Partai PSI, Marianus Fatin, mengatakan saya bersama rekan pengurus partai PSI sebagai partai pengusung, mengucapkan terimakasi kepada Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH. MH, telah memperhatikan warga masyarakat desa naas membangun embang dan saluran irigasi tresier sehingga warga petani pengolah lahan basah dalam hal ini, petani persawahan tidak lagi mengalami kesulitan air. Ungkap Ketu Partai PSI dikediamanya, Kamis(9/2/2023)
“Para petani pengolah lahan sawah itu sebelumnya saluran air yang mau menyalir ke lahan para petani, saluran air ditutup dengan Terpal secara manual.
Dan itupun, pengaliran air tersebut, butuh 3 sampai 4 hari baru aliran air mencukupi lahan sawah, dengan adanya empang maka hanya dibutuhkan waktu paling lama 4 jam, air sudah bisah mencukupi kebutuha sawah – sawah di sekitar empang tersebut, sembarinya.
Lanjut Ketua DPD PSI Kabupaten Malaka, sebenarnya normalisasi mata air weliman, waktu itu sangat merugikan masyarakat dalam kebutuhan air dari saluran irigasi ke sawah-sawah. Jadi pada saat awal sosialisasi SN Calon Bupati Malaka, dan masyarakat mengusulkan untuk membangun embang dan saluran irigasi tresier, memang saya secara pribadi mendukung usulan tersebut. Pungkasnya.(Dami Atok)
