Langsung ke konten
Kamis, 29 Oktober 2026
NTT

Klarifikasi Pencairan Uang 10 Juta Di Kantor Konsultan BPBD Malaka Berujung Masalah

Malaka, NTT, deliknews- Warga penerima bantuan rumah seroja datang ke kantor konsultan BPBD Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur untuk mengadakan klarifikasi pekerjaan rumah seroja rehap ringan dengan nilai 10 juta, direkining atas Nama Yosep Seran, dusun Sukabilaran A, desa Fafoe Kacamaran Malaka Barat itu, sudah habis. Melainkan telah dicairkan.

Klarifikasi di kantor konsulan BPBD bantuan rumah seroja Kabupaten Makaka, Jumat(10/2/2023)dari pihak konsultan hadirkan 2 rekan kontraktor yaitu, CV. Orlan dan CV. Gio Konstruksi yang dimana kedua CV ini saling rebut pekerjaan. Dalam klarifikasi itu dihadir pula pihak perencanaan bantuan rumah seroja di desa Fafoe.

Diketahui uang 10 jatu bantuan rehap ringan rumah bantuan seroja atas nama Yosep Seran, karena didatangngi oleh salah satu kontraktor, CV. Gio Konstruksi untuk menurunkan matrial(kerja). Bahan yang diturunkan kontraktor, CV. Gio kunstruksi itu atas permintaan Kepala Badan Penanggulangi Bencana Daerah Kabupaten Malaka.

Pada saat kontraktor CV. Gio Konstruksi, Rudi menurunkan matrial, lalu Yosep Seran pun gaget dan bertanya. “Kenapa dulunya tidak kasih turunkan matrialnya, tapi baru sekarang? Terus kontraktor itu sampaikannya bahwa Bapak Yosep juga salah satu penerima bantuan rumah seroja.

Setelah itu, pengecekan nama dalam list penerima bantuan rumah seroja, juga nama Yosep Seran pun ada didalam daftar list tersebut. Lalu, pengecekan keuangan dalam Rekenig, sudah habis karena telah dicairkan,” ucap Yosep Seran di Kantor Konsultan BPBD Kabupaten Malaka, Jumat(10/2/2023)

Berdasarkan uang 10 juta yang sudah tidak ada lagi dalam Rekening, maka Yosep Seran datang dikantor BPBD untuk diklarifikasi. Pada kesempatan klarifikasi tersebut, rumah bantuan seroja atas nama Yosep Seran dialihkan ke rumah tentangga.

Terkait bantun rumah seroja dialihkan ketetangga, dan uang 10 juta yang telah dicairkan itu, dikemukan secara terbuka oleh pihak perencanaan bantuan rumah seroja desa Fafoe dihadapan pihak konsultan BPBD Kabupaten Malaka bersama Kontraktor, CV. Gio Konstruksi dengan penerima manfaat bantuan rumah seroja dan Awak media.

Ditanya terkait soal pencairan uang 10 juta tersebut, secara terang benderang dimuka forum klarifikasi, bahwa uang 10 juta sudah dicairkan oleh CV. Orlan. Pencairan uang 10 juta karena sesai dengan tahapan- tahapannya dan makanisme pekerjaan.

Lebih lanjut, ditanya media deliknews kapada Yosep Seran atas pencairan uang 10 juta, atas nama siapa? Terus langsung dijawab pihak Perencanaan bantuan rumah seroja desa Fafoi, bahwa pencairan unag 10 juta atas nama pemilik Rekening atas nama Yosep Seran.

Dan tanya lanjut untuk siapa nama warga tetangga yang dialihkan bantuan rumah seroja itu? Namun, dari pihak kontraktor CV. Orlan Ovi Seran langsung minta Wartawan matikan Hendphonnya dan mengucapakan tidak boleh direkam. Kemudian kontraktor CV. Orlan, Ovi Seran, bangun berdiri dari tempat dia duduk, dan lari menuju Mobil Vortuner mengambil sepilah kalewang datang menunjuk ke arah wartawan deliknews, dan menuturkan katanya, Dami kau apa.

Terus mengeluarkan kata ancamannya, saya bunuh kau. Juga mengucapkan lagi kata kamu mafia. kata Ovi Seran selaku kontraktor Cv. Orlan. Kejadian oknum Ovi Seran membawa sepilah Kalewang menuju Wartawan deliknews sambil mengucap kata bunuh tersebut, lansung dihadang oleh beberapa orang yang bertugas di kantor Konsultan BPBD yang berlokasi di jalur jalan desa Angkaes menuju rumah mantan Sekda Kabupaten Malaka.

Oleh karena oknum Ovi Seran, telah menghalang-halangi tugas Wartwan dan mengambil sikap dan tindakan secara terbuka dengan mengucapkan pengancam terhadap Wartawan deliknews, maka Wartawan deliknews melaporkan ke pihak kepolisian Mapolres Malaka, untuk perlindungan Hukum pada pukul 20. 00, wita.(Dami Atok)