Langsung ke konten
Kamis, 29 Oktober 2026
Daerah

Bupati Erwin Targetkan Produksi Padi Tembus 10 Ton per Hektare Lewat Pertanian Modern

PARIMO, Sulteng, deliknews – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah mulai menggenjot peningkatan produktivitas padi melalui penerapan Pertanian Modern-Advance Agricultural System (PM-AAS). Program tersebut ditargetkan mampu melipatgandakan hasil panen petani dari rata-rata 3,8 hingga 5 ton per hektare menjadi maksimal 10 ton per hektare.

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, mengatakan peningkatan produktivitas menjadi pilihan paling realistis karena peluang membuka lahan sawah baru semakin terbatas akibat minimnya ketersediaan sumber air. Hal itu disampaikannya usai melakukan uji coba penggunaan alat tanam benih langsung (Tabela) di lahan petani Desa Mertasari, Kecamatan Parigi, Senin (27/7/2026).

“Kalau yang lima ton bisa kita maksimalkan menjadi 10 ton, tentu ini akan meningkatkan produktivitas pertanian kita. Membuka sawah baru bukan lagi solusi karena debit air yang tersedia harus dibagi dan semakin terbatas,” ujar Erwin.

Ia menjelaskan, pada 2026 Kabupaten Parigi Moutong memperoleh kuota penerapan PM-AAS seluas 2.280 hektare yang tersebar di 11 kecamatan, mulai dari Kecamatan Sausu hingga Kecamatan Ongka. Program tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produksi padi tanpa harus memperluas areal persawahan.

Erwin menambahkan, Pemkab Parigi Moutong akan terus mengupayakan penambahan kuota PM-AAS agar dapat diterapkan di lebih banyak wilayah. Menurutnya, semakin luas cakupan program pertanian modern tersebut, semakin besar pula peluang petani meningkatkan hasil panen sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.(**)