Langsung ke konten
Jumat, 6 November 2026
Regional

SPBU Tolai, Sulteng Buka Suara soal Kelangkaan BBM, SOP Penyaluran Jadi Penegasan

PARIGI MOUTONG, Sulteng – Di tengah keluhan masyarakat terkait kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), SPBU Tolai dengan nomor registrasi 74.943.17, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menegaskan bahwa penyaluran BBM dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Supervisor SPBU Tolai, Steven Afrianto Poro, saat ditemui media ini, Senin (19/10/2026), menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan dalam proses penyaluran BBM. Ia mengingatkan seluruh pengawas dan operator agar menjalankan tugas secara profesional serta mengimbau masyarakat tidak memanfaatkan situasi kelangkaan untuk kepentingan pribadi yang merugikan orang lain.

Menurutnya, kelancaran distribusi BBM membutuhkan kerja sama semua pihak. Petugas SPBU harus menjalankan tugas sesuai ketentuan, sedangkan masyarakat diharapkan membeli BBM secara bijak berdasarkan kebutuhan dan tidak berlebihan agar ketersediaan stok dapat dimanfaatkan secara merata.

Kelangkaan BBM dapat dipengaruhi berbagai faktor, antara lain keterbatasan pasokan, kendala distribusi, peningkatan permintaan, serta gangguan operasional. Cuaca buruk dan kerusakan infrastruktur juga berpotensi menghambat pengiriman BBM ke sejumlah wilayah, termasuk daerah yang memiliki tantangan distribusi di Sulawesi Tengah.

Selain itu, peningkatan kebutuhan BBM pada periode tertentu, seperti musim panen ketika aktivitas mesin pertanian meningkat, dapat menambah tekanan terhadap ketersediaan stok. Penyalahgunaan BBM bersubsidi, termasuk dugaan penimbunan dan penjualan kembali secara ilegal, juga perlu diwaspadai agar penyaluran tetap tepat sasaran.

Untuk mengurangi dampak kelangkaan, masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan, tidak melakukan penimbunan, serta memantau informasi pasokan melalui SPBU terdekat. Apabila menemukan dugaan penyalahgunaan atau penjualan BBM secara ilegal, masyarakat dapat melaporkannya kepada pihak berwenang.

Steven berharap kepatuhan terhadap SOP, pengawasan yang konsisten, dan dukungan masyarakat dapat membantu menjaga ketertiban penyaluran BBM sehingga kebutuhan konsumen terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku. (Din)