Langsung ke konten
Kamis, 29 Oktober 2026
NTT

Bupati Malaka Minta Agar Masyarakat Tertib Admnistrasi Kependudukan

Malaka, NTT, deliknews- Bupati Malaka Dr. Simon Nahak, SH, MH meminta kepada seluruh masyarakat agar selalu tertib dalam administrasi kependudukan, sehingga meminimalisir segala persoalan yang terjadi.

“Sering terjadi salah paham atau selisih pendapat karena belum akuratnya identitas seseorang. Artinya kita masih belum tertib dalam urusan administrasi kependudukan terutama berkaitan dengan identitas diri,” demikian tandas Bupati Malaka saat membuka kegiatan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Pelayanan Administrasi Kependudukan di desa dan kecamatan yang diselenggarakan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Malaka, yang berlangsung di aula Kantor Camat Malaka Timur, Senin, 3 Juli 2023.

Kegiatan ini dihadiri peserta dari 3 Kecamatan yakni Malaka Timur, Kobalima dan Botin Leobele.

Bupati Malaka juga mengatakan agar para peserta mengikuti kegiatan ini dengan serius, sehingga menemukan solusi yang tepat untuk mengatasinya.

“Bimtek Sistem Administrasi Kependudukan (Siak) diberikan kepada petugas pelayanan administrasi kependudukan di wilayah Malaka untuk mewujudkan pelayanan kependudukan yang lebih baik bagi masyarakat. Saya minta kepada para Camat, Kepala Desa dan peserta untuk mengikutinya dengan serius,” ujar Bupati SN

Orang nomor satu Malaka ini pun memgharapkan sinergisitas dalam kegiatan Bimtek ini.

“Sinergisitas perlu ditingkatkan dalam pelayanan adminduk. Saya melihat sudah mulai terlihat pelayanan yang lebih baik. Apalagi ditambah dengan sebuah mobil keliling pelayanan administrasi kependudukan yang bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” imbuh Bupati Malaka.

Sementara itu, dalam laporannya Plt.  Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Malaka Emirentiana Bere, SH.,MH, menyampaikan kegiatan ini diikuti 600 peserta dari 12 kecamatan yang dilaksanakan selama 4  hari mulai Senin, 3 Juli 2023 hingga Kamis 6 Juli 2023 diikuti peserta dari 12 kecamatan.

Tujuan akhir kegiatan Bimtek ini agar para peserta memahami administrasi kependudukan secara baik mulai dari tingkat desa hingga kabupaten. (Diskominfo/Dami Atok)