Langsung ke konten
Rabu, 28 Oktober 2026
Nasional

Bromo Masih Membara, Api Merembet ke View Point B29

Sumber Foto: Dokumen Balai Besar TNBTS

LUMAJANG – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) hingga kini belum berhasil dipadamkan. Api terus merambat luas, bahkan kini telah mencapai kawasan wisata view point B29 atau yang dikenal sebagai “Negeri di Atas Awan” di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Isnugroho, membenarkan bahwa si jago merah telah mencapai titik tersebut pada Sabtu malam. Api kini terpantau terus bergerak menjalar ke arah utara.

“Malam tadi, api sudah sampai di kawasan view point B29 dan terus menjalar menuju utara,” kata Isnugroho melalui sambungan telepon, Minggu (9/8/2026).

Menyikapi situasi tersebut, BPBD Lumajang kini bersiaga di perbatasan antara Lumajang dan Probolinggo. Langkah ini diambil untuk memantau pergerakan api agar tidak meluas lebih jauh dan mendekati permukiman warga.

“Tim BPBD Lumajang bersama jajaran Polri dan TNI ada di lokasi untuk monitor kondisi dan mengambil tindakan yang diperlukan,” imbuhnya.

Hingga laporan ini diturunkan, luas kebakaran di kawasan TNBTS tercatat telah mencapai lebih dari 176 hektar. Proses pemadaman pun terkendala arah angin yang berhembus ke utara dengan kecepatan sedang, yang berisiko memperluas rembetan api ke arah Pasuruan.

Petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Malang, Lumajang, Probolinggo, pihak TNBTS, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Ngadas masih terus berupaya keras memadamkan api.

Dampak kebakaran ini juga berimbas pada sektor pariwisata. Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Galih Permadi, menyatakan bahwa kawasan puncak B29 kini resmi ditutup untuk aktivitas wisata.

“Untuk wisata B29 ditutup sementara, aktivitas wisata hanya sampai rest area,” tegas Galih.

Sebagai informasi, penutupan juga berlaku untuk kawasan wisata Bromo secara total. Pihak pengelola memberikan kompensasi bagi wisatawan yang telah memiliki tiket, berupa pilihan penjadwalan ulang atau pengembalian biaya tiket (refund). Upaya pemadaman melalui udara pun sempat terhambat akibat cuaca yang tidak mendukung, memaksa operasional dua helikopter dihentikan sementara.