Selasa, 4 Juni 2019 - 13:52 WIB

Ini Kronologi Bom Bunuh Diri di Pos Polisi Kartasura

Surakarta – Berdasarkan keterangan saksi, Rakian Rangga Putra Perdana (25), terduga pelaku pengeboman mendekat sekitar pos penjagaan polisi di dekat Tugu Kartasura sekitar pukul 22.20 WIB. Saat kejadian, saksi tengah memperbaiki toa yang ada di Pospantau Pospam Tugu Kartasura.

Pelaku tampak menggunakan kaos hitam, celana jeans, dan tampak menggunakan headset. Kemudian saksi melihat orang yang tidak dikenal tersebut duduk di trotoar depan Pospantau Pospam Tugu Kartasura.

Tak lama, pada pukul 22.30 WIB terjadi ledakan di depan Pos pantau pospam Tugu Kartasura. Saksi dan anggota polisi yang berada di Pos pantau pospam tugu Kartasura berhasil menyelamatkan diri.Sementara satu orang tak dikenal dan diduga pelaku mengalami luka parah.

Polisi yang berada di lokasi kemudian mensterilkan tempat kejadian perkara (TKP). Sementara korban yang juga diduga pelaku di bawa ke Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah, tetapi kemudian dipindah ke RS Ortopedi, Surakarta.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahnie lalu mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 00.26 WIB. Sempat beberapa lama di dalam mobil dinas, Rycko kemudian keluar menuju TKP didampingi oleh sejumlah petugas polisi. Dalam keterangan kepada wartawan, ia menyebut serangan bom ini merupakan bom bunuh diri,

Sekitar pukul 01.00 WIB, Pasukan Densus 88 Antiteror Mabes Polri kemudian melakukan penggeledahan di rumah pelaku bom bunuh diri. Pelaku diduga Rafik Asarrudin (22), warga Kampung Kranggan, Desa Wirogunan, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.

Densus 88 yang didukung jajaran Polda Jateng kemudian melakukan penggeledahan di rumah pelaku berwarna cat putih RT 01 RW 02 Desa Wirogunan, Kartasura.

Polisi memanggil Kepala Desa Wirogunan Marjono sebagai saksi dalam aksi penggeledahan rumah. Sejumlah barang bukti yang diduga bahan-bahan untuk meracik bom telah diamankan.

Densus melakukan penggeledahan sekitar 30 menit. Polisi untuk sementara melakukan sterilisasi di rumah pelaku dan diberikan garis polisi sehingga warga sekitar tidak bisa mendekat ke lokasi. Polisi akan melanjutkan penggeledahan di rumah pelaku lagi pada pagi hari.

Pada penggeledahan pelaku bom bunuh diri juga terlihat Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel dan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi. Keduanya kemudian meninggalkan lokasi sekitar pukul 03.00 WIB.

Artikel ini telah dibaca 654 kali

loading...
Baca Lainnya

Kalimantan Timur, Jadi Ibukota Baru Indonesia

Jakarta – Lokasi ibu kota baru negara Republik Indonesia diputuskan di Provinsi Kalimantan Timur. Hal...

Ibokota Negara

22 Agustus 2019, 16:22 WIB

Lihat, Calon Menteri Muda Jokowi Ini Cantiknya Kebangetan

Jakarta – Presiden Joko Widodo selalu memberikan kejutan bagi rakyat Indonesia. Mengenai pemilihan Menteri jilid...

Putri Tanjung (Instagram)

21 Agustus 2019, 20:50 WIB

Mantan Gubernur Jatim Soekarwo Dipanggil KPK

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (21/8) memanggil mantan Gubernur Jawa Timur (Jatim)...

Ledakan Bom di Kartasura

21 Agustus 2019, 12:02 WIB

Pesan Damai Presiden Jokowi Untuk Papua

Jakarta – Kerusuhan akibat ketersinggungan warga di Papua Barat,membuat Presiden Jokowi turun tangan. Presiden pun...

Presiden Joko Widodo di Papua

21 Agustus 2019, 11:54 WIB

Panglima TNI, Respon Cepat Rusuh Papua

Jakarta – Kerusuhan yang terjadi di Manokwari, Papua Barat, mendapat respons cepat dari Panglima TNI...

Ilustrasi gerakan OPM

21 Agustus 2019, 10:59 WIB

Boros Anggaran, Anggota DPR Bambang Haryo Kritik Pemindahan Ibu Kota

Jakarta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Haryo Soekartono menilai pemindahan ibu kota negara...

Bambang Haryo Soekartono di ruang kerjanya

20 Agustus 2019, 17:06 WIB