Selasa, 16 Juni 2020 - 13:10 WIB

Kondisi sampah di Waduk Muara Nusa Dua. (Foto: deliknews.com)

Kondisi sampah di Waduk Muara Nusa Dua. (Foto: deliknews.com)

BWS : Sampah Sungai Masalah Pelik Perlu Sinergi Berbagai Pihak

Denpasar – Banyaknya sampah di Sungai Tukad Badung disebut menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di Desa Pemogan. Pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida selaku otoritas wilayah sungai, mengatakan sampah menjadi satu masalah pelik yang penanganannya butuh upaya sinergi dari berbagai pihak, khususnya Pemerintah Kota Denpasar (Kodya) dan Pemerintah Kabupaten Badung.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja (Satker) Sungai Pantai I BWS Bali-Penida, Ketut Asmara Putra mengatakan jika sampah dapat dihilangkan secara signifikan dari sungai, maka banjir akan lebih mudah diatasi, katanya di Renon Denpasar, Senin (15/6)

Untuk itu, menurutnya, pemerintah perlu kembali menggalakan upaya-upaya edukasi serta penindakan bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

“Diperlukan sinergi yang lebih serius dilakukan oleh pihak Pemerintah Kota Denpasar (Kodya) dan Pemerintah Kabupaten Badung. Kami harap Pemerintah Kodya untuk menanggulangi sampah dengan meningkatkan edukasi kepada masyarakat dan menindak yang membuang sampah sembarangan. Mungkin dapat dilakukan mulai dari tingkat banjar dulu diedukasi,” ujarnya.

Sementara itu, terkait keberadaan penampang saringan sampah yang ada di Waduk Muara Nusa Dua yang disebut-sebut desainnya bermasalah menyebabkan terjadinya perbedaan elevasi dudukan saringan sampah yang lebih tinggi dari muka air di hulunya, sehingga dikatakan ini menjadi penyebab banjir yang terjadi lebih besar dari biasanya.

Terkait kondisi ini, Ketut Asmara mengatakan di tahun ini BWS Bali-Penida akan melakukan kajian untuk menanggulangi permasalahan banjir tersebut. “Tahun ini kita akan lakukan kajian, untuk realisasinya, jika kondisi negara sudah aman, kemungkinan tahun 2021 mendatang dapat dilakukan,” ujarnya.

Sementara untuk solusi penanganan banjir dalam jangka pendek, terang Ketut Yasmara lebih lanjut, pihaknya menyiagakan 3 unit mobil pompa. “Dalam waktu dekat, jika memang terjadi banjir seperti itu lagi (banjir besar pada Minggu 31 Mei 2020) kita punya 3 unit mobil pump dengan kapasitas 86 liter per detik, kali dua (pompa) tiap unit mobil. Jadi itu yang dapat kita lakukan untuk antisipasi,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 166 kali

loading...
Baca Lainnya

PORANG ! Tak Punya Dana, Dinas Pertanian Bali Siap Fasilitasi

Denpasar – Dinas Pertanian Provinsi Bali mengaku siap memfasilitasi warga memiliki lahan namun tidak ada...

Ir. Wayan Sunarta selaku Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Provinsi Bali.

22 Oktober 2020, 11:24 WIB

Gamang! Tahapan Mediasi GOR Bodong di Kelurahan Panjer

Denpasar – Terungkap dalam sebuah mediasi tahap dua di Kantor Kelurahan Panjer, ternyata bangunan Gelanggang...

Proses mediasi masalah GOR Pranitha Citarum Denpasar yang dikeluhkan warga.

15 Oktober 2020, 23:44 WIB

Antisipasi Ancaman Kamtibmas, Kompol Endang Tri Purwanto Datangi Puri Gerenceng Denpasar

Denpasar – Potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2020 dan...

Foto: Kompol Endang Tri Purwanto (tengah) bersama Tokoh Puri Gerenceng AA. Ngurah Agung (kanan).

15 Oktober 2020, 20:52 WIB

Buat Tak Nyaman dan Tak Berizin ! Warga Kecam Pemilik GOR Citarum

Denpasar – Merasa tidak nyaman keberadaan bangunan Gelanggang Olahraga (GOR), sejumlah warga di bilangan perumahan...

Satpol PP Denpasar turun memeriksa GOR.

6 Oktober 2020, 21:21 WIB

BPN Denpasar Tak Dapat Diklarifikasi ! Bau Tak Sedap Semakin Kuat

Denpasar – Kejelasan siapa sebenarnya Nyoman Gede Alit, nama yang muncul disebut-sebut Badan Pertanahan Nasional...

BPN Denpasar.

6 Oktober 2020, 07:41 WIB

Menarik ! Keterangan BPN Denpasar Atas Sertifikat Ganda Kasus Bank BPD Bali

Denpasar – Ada menarik dalam keterangan disampaikan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Denpasar terkait sertifikat...

I Ketut Semara Putra (kanan) selaku Plt Kasubag Tata Usaha BPN Denpasar.

1 Oktober 2020, 10:07 WIB

loading...