Langsung ke konten
Kamis, 29 Oktober 2026
Bali

Cegah Corona, Pedagang Pasar Pemerintah Desa Pemogan Di-Rapid Test

Pelaksanaan Rapid Test di Pasar Whindu Bhoga, Desa Pemogan, Densel. (Foto: Deliknews.com)

Denpasar – Pasar tradisional belakangan ini memang tengah mendapat sorotan lantaran potensial menjadi klaster baru transmisi lokal (penyebaran lokal) Virus Corona (Covid-19). Meski demikian aktivitas ekonomi di pasar tradisional tidak dapat dimatikan, namun harus diperhatikan. Salah satunya seperti dilakukan di pasar Whindu Bhoga, milik Pemerintah Desa Pemogan, Denpasar Selatan.

Puluhan pedagang yang ada di pasar tradisional menjalani tes cepat (Rapid Test) pencegahan Covid-19, pada Jumat (26/6) pagi. Tes ini dilaksanakan guna mengidentifikasi potensi dan mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan pasar tradisional tersebut.

Pasar tradisional sebagai tempat perputaran ekonomi masyarakat harus tetap berjalan. Maka upaya mengamankan pasar tradisional dari penyebaran Covid-19 harus dilakukan, bahkan lebih diintensifkan melihat tren penyebaran Covid-19 di Denpasar belakangan ini.

Camat Denpasar Selatan, I Wayan Budha, SIP., MAP ditemui di lokasi Rapid Test menjelaskan saat ini empat puskesmas yang ada di Denpasar Selatan tengah menyiapkan Rapid Test di pasar-pasar tradisional masing-masing wilayah pelayanannya.

“Ada 4 puskesmas di Densel, Puskesmas 1, 2, 3, dan 4. Puskesmas  3 melayani Pemogan dan Serangan. Saat ini semuanya sedang mempersiapkan diri untuk rapid (Rapid Test),” ugkap Wayan Budha.

Secara sebaran jumlah kasus Covid-19, menurut Wayan Budha, di Kecamatan Densel paling rendah untuk jumlah kasus positifnya, namun jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pengawasan (ODP),  dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) cukup tinggi.

Untuk itu, ia meminta kepada pengelola pasar khususnya di Whindu Bhoga agar mengencerkan upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan pasar. “Kepada pengelola pasar harapan tiyang supaya betul-betul gencar mensosialisasikan dan mengingatkan agar pedagang disiplin,” tandasnya.

Sekretaris Desa Pemogan, AA. Putu Adi Pradana bersama Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Desa Adat Kepaon,  AA. Ketut Mayun Mahardika mengatakan ada dua pasar tradisional di Desa Pemogan, yakni Pasar Whindu Bhoga dan Pasar Pemogan.

Dari hasil Rapid Test, jika ada yang ditemukan hasil reaktif maka yang bersangkutan akan diarahkan agar melakukan isolasi mandiri sampai pada hari Senin (29/6) untuk selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan Swab (Swab Test).

Kepala Pasar Whindu Bhoga, I Wayan Gendra menjelaskan keseluruhan pedagang yang ada di pasar milik Pemerintah Desa Pemogan tersebut ada sebanyak 110 pedagang. Rapid Test  ini sendiri dilakukan dua hari, hari ini dan esok. Lima puluhan orang di-Rapid Test hari ini dan sisanya besok.

Selama masa pandemi ini, Wayan Gendra mengatakan, pasar yang dikelolanya itu terus beroperasi. Upaya pencegahan penyebaran Covid-19, katanya, tetap dilakukan dengan mengikuti penerapan protokol.

“Yang kita lakukan sesuai protokol, kita minta semua pedagang memakai masker. Kita juga awasi dan ingatkan jika ada mereka yang lupa tidak memakai masker. Dan, dengan adanya pemeriksaan ini (Rapid Test) semoga membuat masyarakat tenang, dan semoga pedagang disini tidak ada yang terkena,” tandasnya.