Sidoarjo Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, mengajak masyarakat untuk meningkatkan semangat nasionalisme menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Yang paling utama adalah bagaimana kita menyambut HUT kemerdekaan ini dengan semangat, karena kemerdekaan diperoleh melalui perjuangan yang luar biasa,” ujarnya di sela kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Sidoarjo, Kamis (31/7/2025).

Dalam kegiatan yang mengangkat nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika itu, Bambang juga mendorong masyarakat untuk memasang bendera Merah Putih di setiap rumah, toko, hingga pabrik sebagai wujud penghormatan terhadap para pejuang kemerdekaan.

“Pak Prabowo juga menekankan agar seluruh rumah, gerai toko, dan industri turut memasang bendera. Ini sebagai bentuk penghormatan dan semangat kebangsaan,” tegasnya.

Lebih lanjut, politisi dari Partai Gerindra itu menyoroti pentingnya pengelolaan bonus demografi secara optimal, terutama untuk generasi muda. Menurutnya, jika tidak diatur dengan regulasi yang berpihak, potensi ini justru bisa menjadi beban sosial.

“Bonus demografi adalah kekuatan bangsa. Tapi tanpa regulasi yang kuat, anak-anak muda kita hanya akan menjadi penonton di tengah geliat industri,” ujarnya.

Bambang mendorong lahirnya peraturan daerah (Perda) yang mewajibkan industri memberikan kuota tenaga kerja lokal. Ia menilai, regulasi tersebut dapat membantu menurunkan angka pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Lapangan kerja yang tercipta di daerah harus dinikmati oleh warga setempat. Pemerintah daerah wajib hadir dengan regulasi yang berpihak,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi itu turut menghadirkan akademisi dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Basa Alim Tualeka, yang mengapresiasi keseriusan Bambang Haryo dalam menyampaikan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat.

“Pak Bambang sangat lugas dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya. Di tengah menurunnya rasa kebangsaan generasi muda, kegiatan seperti ini sangat penting untuk menyegarkan kembali semangat nasionalisme,” ujar Basa Alim.

Ia menambahkan, di era digital saat ini, pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan menjadi semakin penting untuk menjaga keutuhan bangsa.

“Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus benar-benar dipahami, dihayati, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.