Selasa, 24 Juli 2018 - 19:55 WIB

Warga Penatih Nilai Dinas PU Kota Denpasar Tertutup

Denpasar – Tidak adanya titik temu antara warga Desa Pohmanis Kelurahan Penatih Dangin Puri dengan pengembang, membuat permasalahan proyek peruntukan perumahan dekat Pura Dalam ini bergulir. Sisi lain disebut-sebut pihak Dinas Pengerjaan Umum (PU) yang memberikan rekomendasi perizinan terkesan menghindar.

Menurut warga langkah dilakukan dinas PU dinilai tertutup tidak melakukan pendekatan atau sosialisasi. Warga mengaku kecewa lantaran pengembang selalu berdalih dan membuat alasan sudah ada izin dari pihak dinas.

Selaku Kepala Desa Penatih Dangin Puri, I Wayan Kamar sangat menyayangkan ada pengembang di wilayahnya mendapatkan izin dari Dinas PU tanpa melakukan sosialisasi kepada warga. ” Sangat disayangkan, pihak terkait tidak melakukan sosialisasi. Tapi dalam hal ini perjanjian rekomendasi ada di pihak desa adat” jelasnya, Selasa (24/7)

Bendesa Adat Desa Pohmanis I Ketut Nesa Ariana mengungkapkan, selain tidak melakukan sisialisasi, surat rekomendasi dari dinas PU diterima pihaknya disinyalir ada kejanggalan. ” Aneh, tertera dalam surat alamat proyek ada di Desa Sanur namun melakukan kegiatan di Desa Pohmanis. Sempat kita pertanyakan namun pengembang mengatakan salah ketik,” ungkapnya.

Sementara anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Denpasar dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F PDI-P) Ir Ketut Budha mengatakan, jika sudah ada izin dari dinas tidak perlu sosialisasi. Mengingat, lahan yang ditata diketahui peruntukannya untuk pemukiman. “Kita tidak bisa melarang pengembang untuk membangun jika lokasi tersebut untuk pemukiman, kecuali ada pelanggaran sempadan sungai atau polusi lingkungan,” jelasnya.

Politisi yang mengaku membidangi pembangunan ini berharap agar warga lebih sepesifik menyampaikan permasalahan dan berkirim surat ke dinas. Jika langkahnya sudah benar dipastikan keluhan warga untuk ia kawal.

Dihubungi deliknews Plt Kepala Dinas PU Kota Denpasar, I Nyoman Ngurah Jemmy Sidharta melalui nomber pribadinya tidak mengangkat handphone. Begitu juga disapa lewat pesan singkat whatsaap sampai berita ini ditayangkan belum dibaca.

Artikel ini telah dibaca 148 kali

loading...
Baca Lainnya

Hampir Sudah Sebulan Lelaki ini Berbagi Nasi Gratis di Jalanan

Denpasar – Hampir sudah sebulan I Gede Narsana, karyawan Villa Riviera Canggu membagikan nasi bungkus...

I Gede Narsana, karyawan Villa Riviera Canggu membagikan nasi bungkus saat pandemi Covid-19 di jalanan Kota Denpasar. (Foto: deliknews.com)

6 Juni 2020, 12:05 WIB

Difasilitasi Jaya Negara Pecalang Denpasar Akhirnya Terima 850 Paket Sembako

Denpasar – Sebanyak 850 paket sembako dari Coorporate Social Respon (CSR) Bank Pembangunan Daerah (BPD)...

Ilustrasi (Foto: fb)

5 Juni 2020, 18:50 WIB

Bantu Ibu Beli Beras, Anak ini Harus Jual Jeruk Nipis Saat Pandemi

Denpasar – “Melihat ibu bekerja jual ‘canang’ sampai malam saya ingin membantu. Ketimbang saya main,...

Ni Komang Triwartini, anak-anak penjual Lemon. (Foto: deliknews.com)

4 Juni 2020, 16:20 WIB

Semangat Baru PKM Dalam Era Normal

Denpasar – Wacana Walikota Denpasar I.B Rai Mantra memperjuangkan insentif Pecalang memberi semangat baru dalam...

Ilustrasi (Foto: net)

4 Juni 2020, 13:47 WIB

Mardika : BPK Beri Badung Predikat WTP Belum Tentu Bebas Korupsi

Denpasar – I Nyoman Mardika salah satu aktivis dari Yayasan Manikaya Kauci menegaskan, predikat Wajar...

I Nyoman Mardika. (Foto: doc/fb)

3 Juni 2020, 12:03 WIB

Yes ! Mendagri Bantu Pecalang 5 Juta, Jaya Negara : Masih Kaji

Denpasar – “Sebenarnya secara kajian ada edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) agar Walikota bantu pecalang...

Bantuan Sembako untuk Pecalang Denpasar. (Foto: Deliknews.com)

2 Juni 2020, 08:08 WIB

loading...