Sabtu, 21 Desember 2019 - 20:06 WIB

Owner DLU, Bambang Haryo Soekartono dalam kegiatan CSR PT DLU di Gedangan Sidoarjo

Owner DLU, Bambang Haryo Soekartono dalam kegiatan CSR PT DLU di Gedangan Sidoarjo

Mantul, DLU gelar Khitanan Massal dan Cek Kesehatan Gratis di Sidoarjo

Sidoarjo – Perusahaan pelayaran PT Dharma Lautan Utama (DLU) fokus menggerojok dana corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan untuk kesehatan masyarakat di wilayah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada penghujung tahun ini.

“Karena Sidoarjo merupakan kawasan industri dan masyarakat sangat membutuhkan cek kesehatan sebagai dampak dari kegiatan industri di sekitar tempat tinggalnya, sehingga kami merasa perlu membantu dengan memberikan CSR di bidang kesehatan di wilayah ini,” ujar Penasihat Perusahaan PT DLU Bambang Harjo Soekartono kepada wartawan di Sidoarjo, Sabtu

Sabtu pagi, PT DLU menggelar khitanan massal dan cek kesehatan bagi masyarakat di Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, setelah sebelumnya pada 18 Desember lalu menggelar kegiatan yang sama di Rusunawa Ngelom, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Bambang meyakini kegiatan CSR yang digelar PT DLU ini sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat.

“Terdapat 300 desa lebih di wilayah Kabupaten Sidoarjo namun hanya tersedia 27 puskesmas. Layaknya harus ada satu puskesmas untuk melayani masyarakat di lima desa. Jadi mestinya di Sidoarjo ini memiliki sekitar 70 puskesmas,” tuturnya.

Owner DLU, Bambang Haryo Soekartono dalam kegiatan CSR PT DLU di Gedangan Sidoarjo

Bambang Harjo juga berharap kegiatan CSR untuk kesehatan masyarakat yang digelar PT DLU di wilayah Sidoarjo juga diikuti oleh perusahaan-perusahaan lain di wilayah setempat.

Direktur Utama PT DLU Erwin H Pudjono memastikan hingga akhir bulan Desember nanti akan terus menggelar CSR di bidang kesehatan untuk desa-desa lainnya di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

“Kebetulan ini sudah akhir tahun dan tiap perusahaan menurut undang-undang dituntut wajib menyisihkan dana keuntungan perusahaan minimal 2 persen untuk CSR,” katanya.

Erwin menyebut keuntungan PT DLU sepanjang tahun 2019 meningkat sekitar 5 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Penumpang kapal laut meningkat sepanjang tahun ini. Mungkin disebabkan oleh tarif pesawat terbang yang sudah tidak terjangkau oleh masyarakat menengah sehingga mereka beralih ke moda transportasi kapal laut,” ucapnya.

Artikel ini telah dibaca 1173 kali

loading...
Baca Lainnya

Masyarakat Menolak Konsep Usang KAMI

Oleh : Putu Raditya KAMI yang diprakarsai oleh Din Syamsudin dkk berjanji akan menyelamatkan Indonesia....

22 September 2020, 04:20 WIB

Mengutuk Kekejaman KKSB Papua

Oleh : Sabby Kossay Kelompok kriminal separatis bersenjata adalah kumpulan pemberontak yang terus meneror masyarakat...

21 September 2020, 20:53 WIB

Omnibus Law Cipta Kerja Bangkitkan Perekonomian Bangsa

Oleh : Alfisyah Dianasari Pembahasan RUU Cipta Kerja terus dipercepat. Publik pun meyakini bahwa Omnibus...

21 September 2020, 19:53 WIB

Otsus Jilid 2 Dorong Kemajuan Milenial Papua

Oleh : Sabby Kossay Otonomi khusus jilid 2 didukung penuh oleh mahasiswa dan pemuda Papua,...

21 September 2020, 14:28 WIB

RUU Cipta Kerja Jadi Penyelamat Ekonomi

Oleh : Edi Jatmiko Pandemi covid-19 menghantam perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Agar tak terjadi krisis,...

21 September 2020, 00:51 WIB

Bahaya Covid-19 masih Mengintai, Perketat Protokol Kesehatan

Oleh : Reza Pahlevi Pandemi Covid-19 belum berakhir meski sebelumnya Indonesia sempat mengalami pelandaian kasus....

21 September 2020, 00:37 WIB

loading...