Kamis, 30 Januari 2020 - 13:54 WIB

Bambang Haryo saat menjadi narasumber Sarasehan Kadin Sidoarjo

Bambang Haryo saat menjadi narasumber Sarasehan Kadin Sidoarjo

Wow, Sarasehan Kadin Sidoarjo Bambang Haryo Jadi Bintang

Sidoarjo – Calon Bupati Sidoarjo, Ir.H.Bambang Haryo Soekartono menjadi bintang dalam sarasehan kamar dagang dan Industri (Kadin) Sidoarjo dengan tema Prospek bisnis Sidoarjo baru, Kamis (30/1) di Premier Inn Juanda.

Dalam pemaparannya, Bambang Haryo berhasil meyakinkan ratusan pengusaha dan peserta yang hadir pada acara itu. Selain menjelaskan soal prestasinya, sejumlah persoalan diungkap Bambang Haryo.

Salah satu dari banyak persoalan yang diungkapkan Bambang Haryo itu adalah mengenai Koperasi serta kemudahan usaha dan perijinan.

“Koperasi sudah bukan soko guru ekonomi lagi, ndak. Koperasi dan UKM tetap menjadi soko guru kita, sampai detik ini Negara membutuhkan perpajakan dari pada itu dan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) kita 65% dari UMKM”Kata Bambang Haryo.

Dia memperbandingkan dengan negara lain, yakni Denmark. Menurut Bambang Haryo, Denmark adalah Negara koperasi yang hebat, ekonomi mereka luar biasa tumbuh dan rakyatnya sejahtera, penduduknya lebih sedikit nggak lebih dari Surabaya-Sidoarjo. Tutur Bambang.

Kemudian, masalah Bandeng dan Udang di Sidoarjo, Bambang setuju untuk dikembalikan lagi. Dia mengatakan, udang windu kita itu terbaik di seluruh dunia, bandeng juga begitu.

“Bandeng ini adalah milk fish, adalah ikan yang paling enak di dunia” Jadi ini harus menjadi trade mark Sidoarjo.

Lalu, masalah developer, Bambang Haryo mengatakan, bahwa masalah ijin sementara kita tidak boleh mempersulit perijinan.

“Jadi kalau misalnya itu belum layak, namun masalah higienis tidak terlalu prinsipal maka saya mempunyai keinginan pemimpin yang akan datang wajib memberikan kemudahan, karena Presiden Jokowi sudah mengatakan 3 jam perijinan tidak boleh lebih dari itu, harus satu inline”Kata Bambang Haryo, disambut sorai peserta.

Perijinan di China, lanjut Bambang, sudah satu jam, ini akan kita link-kan, SNI-BPPOM link jadi satu, kalau perlu tenaga di Sidoarjo, dikirim ke SNI untuk belajar mengenai standarisasi SNI ke BSN

“Jadi nanti, kita punya expert yang ahli-ahli di bidang standarisasi SNI, sertifikasi, BPPOM
,halal, Depkes, IPPRT dan lainnya, termasuk amdal. Jadi harus memberikan ijin sementara sambil menunggu mereka memperbaiki

Karena mereka inginkan menjadi pengusaha, berarti ini akan tumbuh ekonomi-ekonomi baru, benih-benih ekonomi, tidak boleh di hambat. Setuju? langsung dijawab oleh audience setuju sambil bertepuk tangan.

Sekedar diketahui, dalam acara sarahsehan yang digelar Kadin Sidoarjo itu menghadirkan Bambang Haryo dan Kelana Aprilianto sebagai Narasumber. Kadin Sidoarjo juga turut mengundang PLT Bupati Sidoarjo Nur Achmad, namun tidak hadir.

Artikel ini telah dibaca 436 kali

loading...
Baca Lainnya

Presiden Sebar Paket Ekonomi Bantu Rakyat Terdampak Corona

Oleh : Ahmad Kosasih Presiden telah mengumumkan untuk mengeluarkan paket ekonomi senilai Rp405, 1 Trilliun....

5 April 2020, 23:27 WIB

Mendukung Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Daerah

Oleh : Akbar Aditya Covid-19 atau virus corona telah mewabah di berbagai daerah, apalagi dengan...

5 April 2020, 22:38 WIB

Mewaspadai Konsolidasi Kelompok Radikal Disaat Pandemi Corona

  Oleh : Ismail Situasi dunia yang belum stabil akibat Pandemi Covid-19 terindikasi dimanfaatkan oleh...

5 April 2020, 20:59 WIB

Komjen Agus Andrianto Bicara Pentingnya Sinergitas Cegah Covid-19

JAKARTA – Kaopspus Aman Nusa II penanggulangan Covid-19, Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan bahwa perlu...

4 April 2020, 21:58 WIB

Warga Seharusnya Tidak Menolak Pemakaman Jenazah Korban Corona

Oleh : Dhika Subroto Penolakan pemakaman jenazah korban Corona menjadi pemberitaan beberapa media belakangan ini....

4 April 2020, 21:06 WIB

Plt Bupati Sidoarjo Bakal Diperiksa KPK

Jakarta – PLT Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin bakal diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)terkait...

Istimewa

3 April 2020, 22:33 WIB

loading...